Penyisiran dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertimbun runtuhan bangunan tersebut.
Sementara itu, Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf Henggar Tri Wahono, ditemui di lokasi kejadian mengatakan proses evakuasi berlangsung sejak pagi.
“Saat ini kami sedang melaksanakan evakuasi bersama Kodim, BPBD, Damkar, maupun pemda untuk meyakinkan ulang apakah masih ada korban lain tertimpa,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejumlah korban mengalami luka akibat tertimpa bangunan, tiga di antaranya meninggal dunia.
“Ada yang luka di kepala, tangan, dan kaki sehingga masih butuh perawatan. Kami berdoa semoga korban tidak bertambah,” katanya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menyampaikan laporan sementara bahwa musibah terjadi sekitar pukul 08.30 WIB saat berlangsung acara Maulid dengan ratusan jamaah. Bangunan berlantai dua tidak mampu menahan beban sehingga runtuh dan menimpa para peserta.
Berdasarkan data sementara BPBD, sebanyak 54 orang mengalami luka-luka dan kini dirawat di sejumlah rumah sakit, mulai dari RSUD Kota Bogor, RS PMI Bogor, RS Medika Dramaga, hingga puskesmas di sekitar lokasi.
Selain korban luka, tiga orang dinyatakan meninggal dunia. Mereka adalah Irni Susanti warga Desa Sukamakmur yang meninggal di RS Medika Dramaga, Wulan yang meninggal di RS PMI, serta Nurhayati yang juga meninggal di RS PMI Bogor.
Adam menyebutkan, mayoritas korban luka merupakan warga Desa Sukamakmur, Sukaharja, dan Sukaluyu. Para korban mendapat penanganan medis sesuai kondisi di berbagai fasilitas kesehatan.
“Untuk saat ini korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat dan tim masih melakukan pembersihan material bangunan runtuh,” kata Adam.
Hasil kaji cepat sementara menyimpulkan bahwa struktur bangunan yang sudah lama dan tidak mampu menahan beban jamaah menjadi penyebab utama ambruknya majelis tersebut.
Petugas gabungan hingga Minggu siang masih berada di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman serta melakukan analisis lanjutan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Selain dua landasan peluncuran dan sistem pendukungnya, seperti sistem pengisian bahan bakar propelan dan sistem pasokan gas, fase kedua ini juga akan mencakup pusat komando dan kontrol kedirgantaraan komersial, bangunan perakitan dan pengujian roket, serta stasiun pelacakan, telemetri, dan komando.
Setelah rampung, fase kedua ini akan meningkatkan kemampuan peluncuran wahana antariksa yang komprehensif di situs tersebut, memenuhi permintaan yang semakin besar untuk peluncuran wahana antariksa komersial di China, serta meningkatkan upaya Hainan untuk membangun klaster industri yang inovatif di sektor kedirgantaraan komersial. Mari simak melalui rangkaian foto berikut ini!
Lokasi pembangunan landasan peluncuran No. 4 tahap kedua lokasi peluncuran pesawat ruang angkasa komersial Hainan di Wenchang, Provinsi Hainan, China selatan, pada 5 September 2025. (ANTARA/Xinhua/Pu Xiaoxu)
Isu ini memicu perdebatan publik, terutama di kalangan penonton dan pelaku industri kreatif seperti “influencer” atau kreator konten. Sebagian besar penonton yang menjadi narasumber menyayangkan pembatalan tersebut, namun tetap memahami keputusan para musisi yang dinilai sebagai bentuk sikap ideologis.
Nabila, salah satu penonton, menilai bahwa aksi mundur memang berakar pada nilai dan prinsip masing-masing artis. Namun, menurutnya, bentuk protes tersebut bisa diekspresikan dengan cara yang tidak mengorbankan penonton, seperti tetap tampil sambil menyumbangkan honor ke organisasi yang menangani isu lingkungan atau sosial, seperti yang dilakukan rapper Indonesia, Yacko.
“Saya percaya mereka (musisi yang mundur) punya ideologi dan cara mengekspresikannya, jadi saya paham, meski disayangkan, kecewa, tapi di satu sisi saya paham maksudnya, saya menghargai ideologi dan cara masing-masing orang,” kata dia di Pestapora 2025 Gambir Expo, Jakarta, Minggu.
Ia juga menyoroti perubahan arah dukungan sponsor Pestapora yang dinilainya bertolak belakang dengan tahun sebelumnya, ketika festival tersebut didukung oleh Greenpeace.
Menurut Nabila, pergeseran ini menunjukkan ketidakkonsistenan nilai yang bisa menimbulkan kesan bahwa festival lebih mementingkan keuntungan daripada keberpihakan terhadap isu sosial.
“Disayangkan, karena tahun lalu Pestapora didukung sama Greenpeace, jadi kontradiktif aja sih sama apa yang sudah mereka lakukan tahun lalu. Kesannya jadinya ‘all for money’,” ujar Nabila.
“Saya berharap ke depannya lebih hati-hati dalam memilih sponsor, apa lagi sekarang isu lagi banyak di Indonesia, kondisinya sedang panas, jadi mungkin lebih empatetik saja terhadap situasi yang ada,” ia menambahkan.
Sementara itu pengunjung lain asal Jakarta, Meta, lebih netral menanggapi. Ia memahami bahwa mundurnya para musisi adalah bagian dari prinsip pribadi. “Agak bingung aja sih kenapa Freeport jadi sponsor acara musik. Tapi ya itu kan urusan di belakang layar, bukan wilayah kita juga sebagai penonton,” katanya.
Pendapat serupa datang dari Putra, penonton asal Jakarta yang menyebut keputusan para musisi adalah bentuk sikap. “Ya disayangkan sih, tapi itu menunjukkan bahwa mereka punya prinsip,” ujarnya.
Lebih lanjut, seorang “influencer” yang juga hadir sebagai penonton, Ojemo, menyampaikan dukungan penuh terhadap musisi-musisi yang memilih mundur. Ia menganggap keputusan tersebut sebagai langkah berani yang menunjukkan integritas di tengah tekanan industri.
Baginya, panggung musik bukan hanya tempat hiburan, tapi juga ruang untuk menyuarakan sikap dan nilai.
“Menurutku itu adalah langkah yang bagus untuk mereka (musisi) memilih tidak tampil karena mereka memang harus sadar akan hal-hal yang berpotensi merugikan, jadi aku sangat mengapresiasi mereka, menurutku itu tidak masalah,” imbuhnya.
Ia menghargai keberanian musisi yang memutuskan mundur, karena telah memilih berdiri bersama kepentingan masyarakat dan lingkungan, ketimbang membiarkan diri terlibat dalam aktivitas yang berpotensi merugikan.
Kreator konten dengan akun Instagram @ojmo_ ini juga mengungkapkan bahwa meskipun dirinya bukan sebagai “influencer” lingkungan, ia sangat peduli dengan isu-isu yang terjadi di Indonesia.
“Mungkin orang-orang enggak bisa melihat itu dari aku,” ujarnya saat ditanya apa kah ia peduli dengan lingkungan.
“Tapi sebenarnya, aku sangat amat peduli akan Indonesia, jadi, mau siapapun yang punya pandangan akan hal itu, aku sangat mengapresiasi, aku mengucapkan terima kasih, sama seperti soal demo kemarin, aku ucapkan terima kasih.” ia menambahkan.
Di sisi lain, kreator kelahiran 1995 ini memuji respons panitia Pestapora yang akhirnya memutus kerja sama dengan Freeport. Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan bahwa tekanan publik dan aksi kolektif dari musisi tidak sia-sia.
Ia berharap ke depan, festival dan gelaran serupa bisa lebih selektif dalam memilih mitra kerja, mengingat pengaruh sponsor tidak hanya bersifat teknis, tapi juga mencerminkan posisi moral dari sebuah acara.
Adapun festival musik Pestapora, yang dijadwalkan berlangsung 5-7 September, diwarnai dengan pembatalan penampilan dari sejumlah musisi yang menolak tampil karena alasan keberadaan sponsor yang bertentangan dengan pandangan mereka.
Puluhan musisi, beberapa di antaranya seperti Banda Neira, Hindia, Leipzig, .feast, Rebellion Rose dan Sukatani, memutuskan mundur dari Pestapora karena PT. Freeport menjadi salah satu sponsor festival tersebut.
Musisi lainnya seperti Yacko dan Sal Priadi memilih untuk tetap tampil dan menyumbangkan pendapatan mereka dari festival itu kepada organisasi lingkungan hidup.
Pestapora melalui pernyataan resmi mengatakan sudah membatalkan kerja sama dengan Freeport dan meminta maaf atas kejadian tersebut.
Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, normal lancar saat libur akhir pekan sejumlah antisipasi macet dilakukan Polres Cianjur, Minggu, (7/9/2025).ANTARA/Ahmad Fikri.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur Ajun Komisaris Polisi Hardian Andrianto di Cianjur, Minggu, mengatakan situasi terkini di sepanjang jalur Puncak-Cianjur ramai lancar, tidak terlihat antrean kendaraan di sejumlah titik rawan macet, seperti Jalan Raya Hanjawar, Cibodas, Cipanas, dan Pacet.
“Sampai siang, volume kendaraan yang melintas masih normal dari kedua arah, namun sejumlah rekayasa disiapkan menjelang petang, di mana arus balik menuju Jabodetabek diprediksi meningkat di sepanjang jalur Puncak-Bogor,” katanya.
Dia menjelaskan puluhan anggota Satlantas Polres Cianjur, termasuk tim pengurai antrean, tetap disiagakan di sejumlah titik rawan, seperti Jalan Raya Pacet, Pasar Cipanas, Cibodas dan pertigaan Hanjawar, guna mengatur kelancaran arus lalu lintas pada Minggu petang.
Penerapan sistem satu arah menuju Bogor dari arah Cianjur diberlakukan secara situasional ketika ekor antrean kendaraan dari Bogor sampai ke wilayah hukum Cianjur atau Puncak Pass dan penerapannya dilakukan setelah berkoordinasi dengan Polres Bogor.
“Situasional kemungkinan diberlakukan menjelang petang ketika volume kendaraan meningkat saat tempat wisata di kawasan Puncak dan Bogor mulai tutup,” katanya.
Ia mengimbau pengguna jalan mematuhi aturan lalulintas dan anjuran petugas sehingga tidak terjebak dalam antrean kendaraan di jalur Puncak, bahkan penyekatan arus diberlakukan jika antrean kendaraan mulai terlihat dengan laju tersendat.
Pengendara diimbau untuk tidak memaksakan diri membawa kendaraan dalam kondisi lelah, lebih baik beristirahat di tempat istirahat yang banyak terdapat di sepanjang jalur utama Puncak-Cianjur.
“Patuhi aturan lalulintas utamakan keselamatan, ketika lelah lebih baik beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” katanya.
Para Bundo Kanduang (tokoh adat perempuan) menampilkan songket pada event Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. ANTARA/Muhammad Zulfikar
“Kemenpar sangat mendukung ‘event’ ini sebagai bagian dari program strategis penguatan ‘event’ agar pariwisata Indonesia berkembang menjadi destinasi pariwisata di dunia,” kata Erwita Dianti di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Minggu.
Selain itu, Erwita mengatakan SISSCa pada hakikatnya juga merupakan salah satu upaya untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di Kota Sawahlunto dan sekitarnya dari sektor pariwisata.
Menurut dia, upaya dalam memperkuat sektor pariwisata secara langsung maupun tidak akan memberikan dampak positif pula terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.
“Karena salah satu strategi yang efektif untuk mendapatkan wisatawan adalah melalui penyelenggaraan ‘event’ yang berkualitas,” ujar dia.
Apalagi dengan potensi yang dimiliki Kota Sawahlunto yakni songket silungkang, salah satu warisan Nusantara dengan motif yang indah dan penuh makna.
“Songket silungkang telah menjadi perpaduan antara estetika filosofi dan identitas budaya Minang itu sendiri,” tambah dia.
Sementara itu, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengatakan penyelenggaraan SISSCa 2025 yang berlangsung 5-7 September 2025 merupakan yang Ke-11.
Kegiatan ini bukan sekadar perayaan atau parade karnaval saja, melainkan sebuah bentuk penghargaan tertinggi terhadap warisan budaya nenek moyang yang tidak ternilai harganya yaitu kain songket.
“Songket dengan setiap benangnya yang terjalin adalah cerminan dari identitas sejarah dan keindahan, setiap motifnya memiliki makna filosofis yang mendalam,” kata dia.
Suasana Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) di Kompleks Perkantoran Dinas Prasarana Umum (PU) milik Pemerintah Provinsi saat peninjauan pimpinan DPRD Provinsi Sulsel untuk digunakan sebagai kantor sementara, di Jalan Andi Pangeran Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir.
“Dari beberapa kantor yang dikunjungi, paling representatif kantor PU di Jalan Andi Pangeran Pettarani . Maka kita pinjam untuk sementara, mungkin tiga bulan pertama, dan kalau renovasi kantor belum selesai, dilanjutkan tiga bulan lagi,” ujar Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo saat dikonfirmasi di Makassar, Minggu.
Menurutnya, sebanyak 84 anggota dewan harus bekerja dan mau tidak mau membutuhkan kantor sementara usai Kantor DPRD Sulsel dibakar massa. Dari beberapa kantor yang disurvei, paling tepat kantor BMBK selain lebih representatif juga memiliki banyak ruangan.
Di kawasan kompleks perkantoran tersebut, ada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas BMBK, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) serta Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang (SDACKTR).
Ia menegaskan, Gedung BMBK akhirnya dipilih berkantor sementara waktu, dan kini sedang dibenahi demi efisiensi anggaran. Sebab, anggaran fiskal untuk Sulsel kecil, dan tidak sewa hotel. Karena dikhawatirkan dapat menyulut sorotan bila memaksakan menyewa hotel untuk digunakan rapat.
Penggunaan kantor dinas itu berkantor sementara, setelah hasil rapat koordinasi serta persetujuan gubernur. Keputusan ini diambil agar tidak menghambat pekerjaan, mengingat pembahasan anggaran APBD Perubahan 2025 harus segera disahkan dan dilanjutkan pembahasan APBD Pokok 2026.
Wakil Ketua DPRD itu juga membenarkan jika Kantor BMBK itu mulai ditempati pada Senin (8/9) untuk memulai aktivitas serta melaksanakan Rapat Paripurna perdana setelah Kantor DPRD Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo dibakar massa pada Sabtu (30/8) dini hari.
“Rencana Rapat Paripurna dijadwalkan hari Senin besok. Informasinya ruangan sementara dibenahi. Kami tidak ingin membuang-buang waktu, karena program Pemprov harus jalan dan ini kepentingan rakyat wajib dikedepankan,” katanya menjelaskan.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Sulsel lainnya Yasir Machmud bahwa agenda kedewanan harus tetap berjalan. Tidak ada alasan anggota dewan tidak bekerja, karena masih banyak agenda rapat pembahasan anggaran bersama OPD.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman sebelumnya menyampaikan, usulan pembangunan maupun renovasi bangunan DPRD setelah dibakar massa pendemo anarkis telah diajukan ke pemerintah pusat melalui surat setelah dilaksanakan penilaian perhitungan anggaran.
“Kita sudah mengajukan surat, sudah ada standar form dikasih dari kementerian. Untuk, anggarannya kita ajukan sudah dihitung, itu sekitar Rp233 miliar dari provinsi ke pemerintah pusat,” ujarnya.
Usulan pengajuan anggaran perbaikan bangunan Kantor DPRD Sulsel senilai Rp233 miliar tersebut sudah diisi sesuai formulir dari Kementerian Prasarana Umum sudah dikirim agar ditindaklanjuti.
Terkait dengan Kantor DPRD Kota Makassar yang turut dibakar massa, dari data BPBD hasil perhitungan kerugian sebesar Rp253,4 miliar. Jumlah total diperkirakan menghampiri Rp500 miliar.
Adapun phishing adalah salah satu bentuk kejahatan siber yang bertujuan mencuri informasi sensitif, seperti data pribadi, akun atau informasi keuangan, dengan cara menipu korban.
Dikutip dari rilis pers yang diterima, Minggu, para penyerang menyebarkan portal login palsu yang meniru situs web resmi universitas, mengelabui pengguna agar memasukkan kredensial yang dapat mengakibatkan pencurian data atau hilangnya akses sepenuhnya ke akun kampus mereka.
Tautan ke portal phishing ini didistribusikan melalui email atau muncul di hasil pencarian web saat mencari halaman login institusi akademik.
Portal palsu ini sangat mirip dengan “branding” dan desain sistem universitas yang sah. Mahasiswa dari berbagai institusi akademik di berbagai wilayah telah menjadi target, termasuk Asia, Eropa, dan Amerika Latin.
Jika pengguna memasukkan kredensial mereka di portal akademik palsu ini, penjahat siber dapat mencuri data sensitif seperti detail login yang memberikan akses ke akun universitas yang berisi informasi pribadi, catatan akademik, dan data keuangan.
Penyerang juga dapat mengubah kata sandi, memblokir mahasiswa dan profesor dari sumber daya penting seperti materi kuliah, email, atau sistem pembayaran.
Akun yang diretas dapat digunakan untuk mengirim email phishing kepada rekan-rekan, menyebarkan serangan di dalam jaringan universitas.
Analis Konten Web Senior di Kaspersky Olga Altukhova mengatakan perguruan tinggi dan universitas rentan karena ketergantungan mereka pada platform digital dan tingginya volume pengguna yang mengakses sistem selama masa belajar-mengajar.
Portal login palsu tersebut, kata dia, dapat terlihat meyakinkan, mengeksploitasi kepercayaan yang diberikan mahasiswa dan profesor terhadap sistem universitas mereka.
“Kami mendesak komunitas akademik untuk tetap waspada dan memeriksa ulang alamat web halaman login institusi pendidikan mereka untuk menghindari kehilangan data,” kata Olga.
Untuk tetap aman terhadap penipuan di ruang lingkup akademis, Kaspersky menyarankan sejumlah langkah, antara lain mengaktifkan autentikasi multifaktor (MFA) untuk menambah lapisan keamanan ekstra pada akun online.
Kemudian, gunakan pengelola kata sandi andal yang tidak hanya menyimpan kata sandi, tetapi juga secara otomatis menghasilkan kata sandi sekali pakai untuk autentikasi dua faktor.
Selain itu, gunakan solusi keamanan yang andal untuk perlindungan komprehensif dari berbagai ancaman, tetap skeptis, menghindari berbagi data sensitif secara online, serta menggunakan situs web resmi.
Regulasi itu juga menjadi penegas bahwa pers berperan sebagai pilar keempat demokrasi.
Lebih dari dua dekade setelah undang-undang tersebut dilahirkan, tantangan terhadap kebebasan pers masih saja ada. Namun, di balik tantangan itu, tumbuh pula harapan, solidaritas, dan dorongan untuk memperkuat demokrasi.
Jurnalis adalah sosok yang tetap bertahan di garis depan, menjalankan tugasnya untuk menggali kebenaran, menyampaikan fakta, dan menjadi penghubung antara rakyat dan pengambil kebijakan di tengah dinamika sosial dan politik yang terjadi.
Semangat untuk menyampaikan informasi kepada publik tidak pernah padam dalam dada komitmen wartawan, meski seringkali mereka dihadapkan pada situasi yang tidak menguntungkan.
Dalam aksi massa yang terjadi belakangan ini misalnya, terjadi beberapa insiden kekerasan terhadap jurnalis. Pewarta foto ANTARA Bayu Pratama Syahputra mengalami kekerasan ketika meliput demonstrasi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Senayan, Jakarta, pada Senin (25/8), meski ia sudah mengenakan atribut peliputan lengkap seperti helm bertuliskan Pers ANTARA dan membawa dua kamera profesional.
Kemudian dua jurnalis foto dari Tempo dan ANTARA dipukul orang tidak dikenal saat meliput demonstrasi di sekitar Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8) malam.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mencatat selama 1 Januari hingga 31 Agustus 2025 ada 60 kasus kekerasan terhadap jurnalis dan media, termasuk teror, intimidasi dan serangan digital ke website dan akun media sosial media.
Pada Maret, jurnalis Tempo Francisca Christy Rosana menerima teror berupa kepala babi busuk dan bangkai tikus terpenggal yang dikirim ke rumah dan kantor redaksinya.
Namun alih-alih memadamkan api semangat, insiden-insiden ini justru memicu solidaritas lintas redaksi dan mendorong publik untuk lebih peduli terhadap perlindungan jurnalis. Di balik angka-angka itu, ada gerakan yang terus menguat: pelatihan keselamatan liputan, advokasi hukum, dan kampanye publik untuk menghormati kerja jurnalistik. Semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa jurnalis bukan ancaman, melainkan penjaga akal sehat bangsa.
“Total sekitar 16 yang terbakar, tapi katanya ada lagi yang kena. Kalo penyebabnya, kata petugas infonya arus pendek listrik,” kata Andi Kurniawan (27 tahun), warga sekitar Asrama Polsek Serpong ditemui di lokasi, Rabu.
Ia mengatakan peristiwa kebakaran terjadi pada pukul 14.00 WIB. Api diduga dari belakang salah satu rumah pada bagian depan. Namun karena angin kencang, maka sejumlah rumah di sisinya juga ikut terbakar.
Warga yang mengetahui ada kebakaran, langsung menyelamatkan diri dan membawa sejumlah barang yang bisa dibawa, termasuk kendaraan dinas yang ada.
Petugas pemadam kebakaran dibantu warga langsung berusaha memadamkan api yang sangat cepat merambat ke bangunan lainnya. Sejumlah barang milik penghuni pun hangus terbakar
“Kalau korban sih tidak ada. Tapi sebagian besar barang tak bisa dibawa keluar karena api cepat berkobar,” katanya.
Pantauan di lapangan, petugas pemadam dibantu anggota kepolisian dan TNI sedang melakukan pendinginan di lokasi kejadian. Sedangkan penghuni sudah dipindahkan ke TK Kemala Bhayangkari 54 Serpong yang tak jauh dari lokasi.
Dilansir dari Engadget pada Rabu, nama Apertus berasal dari bahasa Latin yang berarti “terbuka,” dan dikembangkan oleh Institut Teknologi Federal Lausanne (EPFL), ETH Zurich, serta Pusat Superkomputasi Nasional Swiss (CSCS) yang mana seluruhnya adalah lembaga publik.
“Saat ini Apertus adalah model AI publik terdepan, dibangun oleh lembaga publik untuk kepentingan publik. Ini adalah bukti terbaik bahwa AI bisa menjadi infrastruktur publik layaknya jalan tol, air, atau listrik,” kata Joshua Tan, salah satu tokoh pengusung gagasan AI sebagai infrastruktur publik.
Berbeda dengan sebagian besar model AI komersial, Apertus dirancang sepenuhnya transparan. Masyarakat dapat menelusuri seluruh proses pelatihannya, termasuk kode sumber, dokumentasi, serta data yang digunakan.
Model ini juga dipastikan patuh terhadap hukum perlindungan data dan hak cipta Swiss sehingga menjadikannya opsi menarik bagi perusahaan yang ingin menyesuaikan dengan regulasi ketat Eropa.
Asosiasi Perbankan Swiss sebelumnya menilai kehadiran LLM (Model Bahasa Besar/Large Language Model) buatan dalam negeri memiliki “potensi jangka panjang yang besar,” terutama karena lebih sesuai dengan aturan ketat perlindungan data lokal dan kerahasiaan bank.
Namun, hingga kini sejumlah bank di Swiss masih menggunakan model AI lain sehingga belum jelas apakah mereka akan beralih ke Apertus.
Apertus tersedia untuk digunakan oleh berbagai kalangan seperti peneliti, komunitas hobi, hingga perusahaan untuk mengembangkan berbagai aplikasi, mulai dari chatbot, penerjemah, hingga alat pendidikan.
Model ini dilatih menggunakan 15 triliun token dalam lebih dari 1.000 bahasa, dengan 40 persen di antaranya di luar bahasa Inggris, termasuk bahasa Jerman Swiss dan Romansh.