Varian Baru Covid-19 Nimbus Menyebar, Begini Gejala Khasnya

Bagaimana Aturan Pakai Masker Saat Ini, Apa Masih Wajib?

Meski sudah jauh lebih baik, virus corona penyebab Covid-19 belum sepenuhnya hilang. Seperti diberitakan, Covid-19 kembali muncul dengan varian baru yang dikenal sebagai Covid-19 Nimbus atau NB.1.8.1.

Siapa sangka, varian Nimbus atau NB. 1.8.1 menyebar dengan cepat secara global. Varian baru ini disebut menjadi pemicu lonjakan kasus di China, Singapura hingga Hong Kong.

Mengutip Forbes, gejala Covid-19 ini hampir sama dengan infeksi sebelumnya namun ada keluhan yang khas. Pada penderita Covid-19 varian Nimbus, dokter mengibaratkan tenggorokan penderita begitu nyeri.

Adapun gejala tersebut tandai dengan rasa sakit yang tajam dan menusuk saat menelan, sering kali berada di bagian belakang tenggorokan. Varian tersebut juga dengan cepat menyebar di Amerika Serikat.

Varian NB.1.8.1 telah menarik perhatian termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). WHO pada tanggal 23 Mei lalu menyatakan bahwa varian ini sebagai varian yang sedang dipantau, berdasarkan mutasi pada protein lonjakannya dan penyebarannya yang cukup cepat di berbagai belahan dunia.

Varian itu telah menjadi varian SARS-CoV-2 paling umum kedua di AS. Selama minggu yang berakhir pada tanggal 7 Juni, NB.1.8.1 terdeteksi pada sekitar 37% sampel yang dikumpulkan dan diuji dari kasus COVID-19. Itu hanya satu poin persentase atau lebih di belakang pemimpin kelompok LP.8.1, menurut CDC.

Tentu saja, laporan informal tidak sama dengan studi ilmiah yang ditinjau sejawat atau data dari sistem pengawasan klinis yang mapan. Sulit juga untuk mengetahui seberapa umum gejala ini.

Selain itu, tidak jelas berapa persen dari gejala sakit tenggorokan parah ini yang merupakan kasus COVID-19. Sejumlah hal yang berbeda dapat menyebabkan “faringitis”, yang merupakan istilah medis yang rumit untuk radang faring.

Faring Anda berada di belakang rongga hidung dan mulut Anda dan merupakan jalan masuk ke kerongkongan Anda. Pada dasarnya apa pun yang masuk ke lubang pai Anda akan berjalan melalui tabung berotot ini.

Banyak virus dan bakteri yang berbeda dapat menyebabkan faringitis. Alergi juga dapat menyebabkan faringitis. Begitu juga refluks asam atau makan makanan yang sangat panas atau pedas.

Faringitis juga dapat menjadi tanda pertumbuhan atau tumor. Bahkan, tidur dengan mulut terbuka dapat mengeringkan selaput lendir faring hingga menyebabkan tenggorokan terasa sangat sakit.

Karena infeksi virus yang umum terjadi seharusnya sembuh dalam waktu seminggu, jika sakit tenggorokan Anda berlangsung lebih dari seminggu, hubungi layanan profesional perawatan kesehatan.

Tanda Covid-19 Nimbus namun belum tentu terpapar
Rasa sakit tenggorokan ini sering digambarkan seperti tertusuk pecahan kaca, terutama di bagian belakang tenggorokan tetapi belum tentu penderitanya terpapar Covid-19 Nimbus. Pada akhirnya, Anda tidak dapat mengetahui apa yang menyebabkan sakit tenggorokan yang parah tanpa pemeriksaan medis.

Langkah selanjutnya untuk sakit tenggorokan yang parah adalah memeriksa gejala-gejala lain dan profesional kesehatan sejati melakukan pemeriksaan fisik, yang seharusnya mencakup pemeriksaan tenggorokan, lidah, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan tenggorokan Anda seperti telinga Anda.

Evaluasi semacam itu dapat meliputi pengambilan sampel dari bagian belakang tenggorokan dan mengirimkan sampel tersebut untuk diperiksa terkait hal-hal seperti radang tenggorokan dan SARS-CoV-2.

Kas138

AS Keluarkan Travel Warning di Seluruh Dunia Usai Serang Iran

Department of State atau Departemen Luar Negeri Amerika Serikat

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan “kewaspadaan di seluruh dunia” bagi warganya yang bepergian ke luar negeri, Minggu (22/5/2025). Langkah ini diambil setelah Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa militer AS telah melancarkan serangan terhadap tiga situs nuklir di Iran.


Mengutip Newsweek pada Senin (23/6/2025), peringatan ini menyoroti potensi meningkatnya risiko bagi warga Amerika di berbagai belahan dunia. Mereka menyebut ada potensi demonstrasi dan kritikan besar dari sejumlah pihak pada warga Negeri Paman Sam.

“Konflik antara Israel dan Iran telah mengakibatkan gangguan perjalanan dan penutupan wilayah udara secara berkala di Timur Tengah,” demikian bunyi pemberitahuan di situs web Departemen Luar Negeri.

“Terdapat potensi demonstrasi yang menargetkan warga dan kepentingan AS di luar negeri. Departemen Luar Negeri menyarankan warga AS di seluruh dunia untuk meningkatkan kewaspadaan,” lanjut pernyataan tersebut.


Serangan AS menargetkan tiga fasilitas nuklir Iran di Fordow, Isfahan, dan Natanz pada Sabtu malam waktu setempat. Presiden Trump menyebut hal ini untuk menghalangi niatan Tehran dalam memperoleh senjata nuklir


Sebagai dampak langsung dari meningkatnya situasi keamanan, sejumlah maskapai penerbangan global telah menangguhkan atau membatalkan penerbangan ke beberapa tujuan di Timur Tengah, termasuk Dubai, Doha, dan Riyadh. Situs pelacak penerbangan FlightRadar24 menunjukkan bahwa maskapai-maskapai menghindari wilayah udara di atas Iran, Irak, Suriah, dan Israel.

Sejalan dengan peringatan dari Departemen Luar Negeri, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) juga mengeluarkan Buletin Sistem Penasihat Terorisme Nasional. Buletin tersebut memperingatkan bahwa “konflik Iran yang sedang berlangsung menyebabkan lingkungan ancaman yang meningkat di AS.”


“Pemerintah AS mengimbau warganya yang berada di luar negeri untuk tetap waspada dan memantau perkembangan situasi melalui pemberitaan media lokal serta mengikuti akun media sosial resmi kedutaan dan konsulat AS terdekat,” tutur DHS.

Kas138

Dibunuh Dalam Tidur, Operasi Narnia Israel Incar Ilmuwan Nuklir Iran

An employee works inside a nuclear facility in Isfahan, Iran, March 30, 2005, in this screengrab taken from video.  Reuters TV via REUTERS     IRAN OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN IRAN

Israel melancarkan serangan pembuka yang ditujukan ke Iran pada pekan lalu, sehingga mengakibatkan tewasnya sembilan dari sepuluh ilmuwan nuklir Iran. Serangan ini dijuluki Operasi Narnia, seperti yang dilaporkan oleh Channel 12.

Mengutip The Times of Israel, Minggu (22/5/2025) Channel 12 melaporkan, ilmuwan nuklir Iran tewas akibat serangan dengan senjata khusus yang rinciannya tidak dipublikasikan.

Selain itu, ilmuwan nuklir kesepuluh tewas, menyusul sembilan ilmuwan lainnya. Hal ini bertepatan dengan operasi Israel yang berlangsung pada Kamis-Jumat malam yang meliputi serangan terhadap program rudal balistik Iran dan situs nuklir Natanz bersama dengan pemusnahan sejumlah anggota penting pimpinan militer Republik Islam tersebut.

Seluruh ilmuwan nuklir Iran tewas saat mereka sedang tidur di tempat tidur mereka. Israel memutuskan untuk melakukan pembunuhan ilmuwan nuklir tersebut secara serentak, sehingga tidak ada waktu bagi pihak manapun untuk memberi tahu ilmuwan yang menjadi sasaran.

Para ilmuwan nuklir tersebut merasa yakin bahwa mereka aman dari sasaran serangan Israel di rumah mereka, ungkap seorang pejabat senior Israel kepada Channel 12. Dia juga mencatat bahwa ilmuwan nuklir yang sebelumnya dibunuh tewas saat menuju mobil mereka setelah bekerja.

Israel sendiri sudah melakukan pelacakan terhadap ilmuwan nuklir Iran selama bertahun-tahun. Sepuluh orang ilmuwan yang terbunuh pada minggu lalu sebenarnya telah ditandai oleh Israel sejak bulan November tahun lalu, kata Channel 12.

Lebih lanjut, pejabat intelijen Israel merasa bahwa pembunuhan ilmuwan nuklir adalah bagian terpenting dari Operasi Narnia karena pimpinan militer yang terbunuh dan peralatan yang hancaur akan lebih mudah diganti. Di sisi lain, pengetahuan yang didapatkan dari ilmuwan nuklir tidak akan bisa dipulihkan dalam waktu singkat, mengutip seorang pejabat senior Israel yang tidak disebutkan namanya.

Kas138

10 Merek Mobil Paling Laris di Indonesia Selama Mei 2025

Toyota All New Kijang Innova Zenix yang baru diluncurkan di kawasan KIIC, Karawang, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Penjualan mobil masih naik tipis selama Mei 2025 ini. Adapun merek mobil yang paling laku terjual pada periode Mei 2025 adalah Toyota Kijang Innova.

Mengutip data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil di bulan Mei mencapai 60.613 unit atau naik 18,4% dibanding bulan sebelumnya yakni 51.205 unit. Sedangkan secara penjualan ritel mencapai 61.339 unit atau naik 7,6 persen dari dari bulan sebelumnya, yang mencapai 60.613 unit.

Kijang Innova (Reborn dan Zenix) mencatatkan angka distribusi mencapai 5.353 unit. Penjualan naik naik dari bulan sebelumnya 4.588 unit.

Kemudian, Toyota Avanza juga masih bertengger di posisi ke dia yaitu 3.360 unit. Ketiga Daihatsu Gran Max pikap sebesar 3.283 unit.

Pada posisi empat Daihatsu Sigra menorehken penjualan 3.059 unit, dan Toyota Calya berada di belakangnya dengan torehan 2.480 unit.

Peningkatan penjualan terjadi jika dilihat secara bulanan. Sementara secara tahunan penjualan mobil secara total mengalami penurunan. Secara wholesales dan retail Mei 2025 tercatat turun 15,1% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Berikut penjualan mobil bulan Mei 2025, seperti yang dirangkum oleh CNN Indonesia:

1. Toyota Kijang Innova (Reborn dan Zenix) 5.173 unit
2. Toyota Avanza 3.360 unit
3. Daihatsu Gran Max pikap 3.283 unit
4. Daihatsu Sigra 3.059 unit
5. Toyota Calya 2.480 unit
6. Toyota Rush 2.431 unit
7. Suzuki Carry pikap 2.307 unit
8. Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross) 1.959 unit
9. Daihatsu Terios 1.689 unit
10. Daihatsu Gran Max (Blind Van dan Minibus) 1.594 unit.

10 mobil terlaris April 2025

1. Toyota Kijang Innova 4.588 unit
2. Daihatsu Sigra 4.020 unit
3. Toyota Avanza 2.595 unit
4. Honda Brio 2.174 unit
5. Toyota Rush 2.019 unit
6. BYD Sealion 7 1.793 unit
7. Suzuki Carry pikap 1.773 unit
8. Daihatsu Ayla 1.564 unit
9. Daihatsu Gran Max pikap 1.494 unit
10. Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross) 1.370 unit.

Sah! Perusahaan Malaysia-Prancis Garap Bareng Blok Migas Papua Barat

Wilayah Kerja (WK) atau Blok Migas Bobara yang dikelola Petronas dan Total Energies. (Dok. SKK Migas)

Petronas, perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Malaysia, dan TotalEnergies, perusahaan migas asal Prancis, menandatangani Strategic Cooperation Agreement (SCA) dan dua Farm Out Agreement (FOA) untuk memperluas kerja sama dalam operasi hulu migasnya, baik di Malaysia maupun pengelolaan Kontrak Bagi Hasil (PSC) untuk Wilayah Kerja Bobara di Indonesia.

Kesepakatan ini memperkuat kemitraan yang telah lama terjalin antara kedua perusahaan, dengan SCA menguraikan peluang strategis baik di tingkat internasional maupun domestik yang mencakup kegiatan eksplorasi dan produksi, gas dan gas alam cair (LNG), pengurangan emisi karbon, serta bentuk kerja sama lainnya.

Di Malaysia, Petronas melalui anak usaha, Petronas Carigali Sdn Bhd, bersama TotalEnergies EP Malaysia akan mengeksplorasi beberapa blok eksplorasi lepas pantai di cekungan yang paling prospektif di negara tersebut.

Kemitraan strategis ini menggabungkan keahlian eksplorasi dan operasional Petronas dengan kemampuan teknis TotalEnergies untuk mengoptimalkan efisiensi eksplorasi serta mengembangkan sumber daya migas Malaysia secara berkelanjutan.

Sedangkan di Indonesia, Petronas melalui anak usahanya Petronas Energy Bobara Sdn Bhd, dan TotalEnergies telah mencapai kesepakatan FOA untuk Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja Bobara, lepas pantai di Papua Barat.

Kolaborasi ini bertujuan memanfaatkan keahlian gabungan kedua perusahaan untuk mengembangkan sumber daya migas baru di Wilayah Kerja ini yang terletak di perairan dalam Indonesia Timur.

Adapun, transaksi terkait saat ini masih dalam proses persetujuan oleh Pemerintah Indonesia.

Acara penandatanganan dihadiri oleh pimpinan senior dari kedua perusahaan, termasuk Petronas President and Group Chief Executive Officer, Tan Sri Tengku Muhammad Taufik; Petronas Executive Vice President and Chief Executive Officer of Upstream, Mohd Jukris Abdul Wahab; TotalEnergies Chairman and Chief Executive Officer, Patrick Pouyanné; serta TotalEnergies President of Exploration & Production, Nicolas Terraz.

Tan Sri Tengku Muhammad Taufik menyampaikan bahwa kolaborasi antara Petronas dengan TotalEnergies yang telah terjalin selama bertahun-tahun, mampu membuka peluang baru. Menurut dia, penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam komitmen bersama untuk mendukung pertumbuhan dan penciptaan nilai jangka panjang.

“Melalui kemitraan ini, kami akan mengeksplorasi dan mengembangkan potensi hidrokarbon yang unggul di blok eksplorasi frontier di Malaysia dan Indonesia. Fokus kami adalah mengoptimalkan potensi komersial dengan tetap memberikan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (20/6/2025).

Sementara itu, Patrick Pouyanné menambahkan bahwa TotalEnergies telah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu produsen gas utama di Malaysia. Oleh sebab itu, perusahaan cukup antusias untuk memperluas bisnisnya di negeri jiran.

“Kami sangat antusias untuk memperluas kehadiran kami di negara ini, yang kami anggap sebagai platform strategis bagi produksi dengan biaya rendah dan emisi karbon yang minim, sekaligus mendukung peningkatan arus kas melalui akses ke pasar LNG Asia,” katanya.

“Kemitraan strategis antara TotalEnergies dan Petronas, yang melampaui batas wilayah Malaysia melalui berbagai kolaborasi global, memberikan kami akses ke portofolio yang luas dan beragam di negara ini, mulai dari tahap eksplorasi hingga produksi,” tambahnya.

Ada Proyek Hilirisasi Mangkrak, Ternyata Ini Alasannya

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya menyampaikan pemaparan dalam acara CNBC Indonesia Economic Update 2025 di Jakarta, Rabu (18/6/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya menyatakan komitmennya dalam mendukung program hilirisasi sebagai peningkatan nilai tambah. Sekalipun dalam implementasinya tidak mudah dan menemui sejumlah tantangan.

Bambang mengungkapkan setidaknya terdapat berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan program hilirisasi di dalam negeri. Beberapa diantaranya seperti persoalan pendanaan dan investor dalam pembangunan proyek smelter.

“Contoh Antam ada problem pada smelter aluminanya itu mangkrak 2 tahun kami Komisi VII waktu itu kami undang karena pemerintah udah ada kebijakan penghentian ekspor bauksit dan ore mentah karena harus diolah. Ternyata problem banyak, mitra dari China lagi Covid,” kata Bambang dalam Economic Update 2025, CNBC Indonesia Rabu, (18/06/2025).

Lebih lanjut, Bambang mengungkapkan bahwa hingga saat ini dari beberapa total proyek fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) yang direncanakan, khususnya untuk bauksit, setidaknya sudah ada empat smelter yang beroperasi dan produksi.

Keempat smelter tersebut yakni PT Indonesia Chemical Alumina (ICA), PT Well Harvest Winning Alumina Refinery, PT Well Harvest Winning Alumina Refinery, dan PT Bintan Alumina Indonesia.

“Sementara prosesnya banyak yang gak ada progres ini banyak yang mendasari pada akhirnya dua hal soal pendanaaan dan investor ini saling berkaitan,” tambahnya.

Kas138

Mantap! BRI Sukses Dorong UMKM Madu Lokal Tembus Pasar Global

BRI

Produsen madu artisan mitra binaan BRI, BeeMa Honey, menunjukkan capaian positif dan mulai menjangkau pasar internasional. BeeMa Honey dirintis pada 2017 dan resmi berbadan hukum sebagai Perseroan Terbatas pada 2019.

Nama BeeMa terinspirasi dari tokoh Bima dalam kisah pewayangan Jawa, yang merepresentasikan nilai kejujuran, integritas, dan kepercayaan.

Pemilik BeeMa Honey Fransisca Natalia Widowati mengungkapkan bahwa kolaborasi BeeMa Honey dengan BRI membuka banyak peluang untuk pengembangan usahanya.

“Kami pertama kali berhubungan dengan BRI melalui kegiatan UMKM Expo(RT) pada 2019 dan saat itu masuk 10 besar kategori makanan siap ekspor. Sejak itu kami rutin diundang dalam pameran yang difasilitasi BRI, dan produk kami beberapa kali dibeli oleh BRI untuk dijadikan cenderamata,” ujarnya dikutip Selasa (17/6/2025).

Mengusung merek BEEMA HONEY dan BEEMA WELLNESS, UMKM ini memproduksi madu mentah berkualitas dari berbagai jenis lebah termasuk lebah budidaya, lebah hutan, dan lebah Trigona atau lebah tanpa sengat. Seluruh produknya tersertifikasi Halal, BPOM, NKV, serta HACCP, dan telah melalui proses pengujian laboratorium terakreditasi untuk menjamin mutu dan keamanan konsumsi.

Salah satu pencapaian terbaru BeeMa Honey adalah partisipasinya dalam FHA Food & Beverage 2025 di Singapura pada 8 hingga 11 April 2025. Dalam ajang tersebut, BeeMa Honey memperkenalkan produk unggulannya kepada audiens internasional dan berhasil menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra strategis.

BeeMa Honey juga dipercaya oleh pelaku industri hospitality, termasuk sejumlah hotel berbintang di Singapura. Fransisca menambahkan bahwa respons pengunjung terhadap produk BeeMa Honey di ajang tersebut sangat positif.

“Banyak yang tidak menyangka bahwa Indonesia bisa menghasilkan madu yang istimewa dengan cita rasa tidak kalah, bahkan lebih baik dari madu-madu negara lain. Dengan maraknya isu pemalsuan madu, banyak masyarakat meragukan keasliannya. Setelah mencoba BeeMa Honey, mereka mendapatkan banyak pencerahan dan jatuh cinta pada madu dari Indonesia,” ujarnya.

Kisah BeeMa Honey menunjukkan bahwa akses yang tepat dan pendampingan yang konsisten dapat mendorong UMKM lokal menembus pasar global. Pencapaian ini merupakan bukti kolaborasi antara pelaku usaha dan BRI mampu meningkatkan daya saing UMKM secara berkelanjutan.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menegaskan komitmen BRI dalam membangun ekosistem pemberdayaan UMKM yang menyeluruh dan berorientasi global.

“Pencapaian BeeMa Honey menjadi cerminan dari bagaimana daya saing UMKM tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk. Dukungan yang komprehensif, mulai dari pembiayaan, peningkatan kapasitas usaha, hingga konektivitas pasar global, menjadi faktor kunci dalam mendorong UMKM untuk naik kelas. BRI berkomitmen membangun ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi agar semakin banyak UMKM Indonesia dapat go global dan berkontribusi di pentas ekonomi dunia,” tutup Hendy.

Toto 4D

PGEO Alirkan Listrik Panas Bumi Perdana dari PLTP Lumut Balai Unit 2

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 2 di Muara Enim, Sumatera Selatan, milik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mulai dibangun. Pembangkit

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengumumkan telah melakukan sinkronisasi perdana Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 2 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, pada Sabtu, (14/6/2025).

Dengan ini, emiten energi panas bumi pelat merah ini mulai mencatatkan pendapatan dari penyaluran listrik ke PLN. Hal ini pun memperkuat target peningkatan kapasitas terpasang menjadi 1 GW dalam dua tahun ke depan.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengumumkan telah melakukan sinkronisasi perdana Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 2 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, pada Sabtu, (14/6/2025).

Dengan ini, emiten energi panas bumi pelat merah ini mulai mencatatkan pendapatan dari penyaluran listrik ke PLN. Hal ini pun memperkuat target peningkatan kapasitas terpasang menjadi 1 GW dalam dua tahun ke depan.

PG Soft

Gen Z Kompak Tinggalkan Smartphone, Pindah ke HP Pengganti Ini

Banyak Bos Pecat Karyawan Gen Z, Ada Fenomena Apa?

Anak muda zaman sekarang, terutama Gen Z, mulai jenuh dengan kehadiran smartphone. Alih-alih terus terpaku pada layar sentuh, mereka kini melirik kembali ponsel jadul atau feature phone yang minim fitur, bahkan tanpa internet.

“Saya pikir Anda bisa melihatnya pada sebagian Gen Z. Mereka bosan dengan layar smartphone,” kata Jose Briones, influencer yang dikenal mempromosikan penggunaan dumb phone, dikutip dari CNBC International.

Anak muda zaman sekarang, terutama Gen Z, mulai jenuh dengan kehadiran smartphone. Alih-alih terus terpaku pada layar sentuh, mereka kini melirik kembali ponsel jadul atau feature phone yang minim fitur, bahkan tanpa internet.

“Saya pikir Anda bisa melihatnya pada sebagian Gen Z. Mereka bosan dengan layar smartphone,” kata Jose Briones, influencer yang dikenal mempromosikan penggunaan dumb phone, dikutip dari CNBC International.

JP500

Berani Serang Israel, Iran Ternyata Punya ‘Mesin Cetak Duit’ Rp1.350 T

Bendera Iran. (AP Photo/Florian Schroetter/File Foto)

Pertempuran rudal antara Iran dan Israel sejak Kamis (12/6/2025) membuka tabir bagaimana kedua negara mencari uang untuk menggerakkan militer dan eksistensi negara. Semua orang mengetahui Israel mendapat kekayaan, salah satunya, karena bantuan dana dari para sekutu, khususnya Amerika Serikat.

Lantas, bagaimana dengan Iran?

Pada 2013, Reuters pernah membuat laporan investasi soal bagaimana pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, mencari kekayaan dan menjadikan Iran mampu bangkit dari keterpurukan. Dalam laporan tersebut, Reuters mengungkap Khamenei memimpin kerajaan bisnis mencapai US$95 miliar atau Rp1.530 T.

Nominal sebesar itu diperoleh dari organisasi bernama Setad yang disebutkan sebagai salah satu organisasi paling kuat di Iran tapi punya banyak lini bisnis yang jarang diketahui orang. Bisa dikatakan, Setad bergerak secara senyap dan rahasia.

Pendirian Setad merupakan wasiat dari pemimpin pertama Iran, Ayatollah Khomeini, sesaat sebelum wafat pada 1989. Dia ingin Iran punya organisasi pengelola properti yang seluruh keuntungannya dialihkan membantu orang miskin dan veteran perang. Dan, ini memang benar-benar berjalan di masa-masa awal pendirian.

Namun, seiring waktu, di bawah kuasa pemimpin Iran sekarang, organisasi tersebut telah berubah menjadi raksasa bisnis. Khomenei diketahui menggerakkan segala upaya untuk menyokong pergerakan Setad. Alhasil, Setad tak hanya fokus pada kegiatan filantropi, tetapi juga untuk mendulang uang. Bisnisnya pun tak lagi hanya properti, tapi beralih ke kepemilikan perusahaan dan berbagai aset.

“Dalam enam tahun terakhir, Setad telah berubah menjadi raksasa bisnis yang kini memegang investasi di hampir setiap sektor industri Iran, termasuk keuangan, minyak, telekomunikasi, produksi pil KB dan bahkan peternakan burung unta,” tulis Reuters, dikutip Sabtu (14/6/2025).

Iran menyebut ini semua dilakukan untuk melahirkan konglomerat-konglomerat baru di sana. Meski begitu, organisasi ini tak memiliki pengawasan jelas, sehingga tak ada yang tahu kemana larinya hasil keuntungan dari organisasi tersebut.

“Tidak ada organisasi pengawas yang dapat mempertanyakan bisnisnya,” kata Naghi Mahmoudi, seorang pengacara yang meninggalkan Iran pada tahun 2010, kepada Reuters.

Memang tak ada bukti langsung bahwa Khamenei memanfaatkan Setad untuk memperkaya diri sendiri. Namun, tulis Reuters, “Setad telah berhasil memberdayakan Khamenei.” Pria kelahiran 19 April 1939 itu disebut oleh beberapa informan punya gaya hidup yang tak sederhana yang tentu disokong dari Setad.

Sampai laporan tersebut rilis, Setad diketahui punya nilai US$ 95 miliar yang dianalisis media AS tersebut dari data kepemilikan properti, investasi di Bursa Efek Teheran, dan departemen keuangan. Jumlah tersebut bahkan lebih besar 40% dari total ekspor minyak Iran di tahun 2013.

Kepemilikan organisasi mesin pendulang uang yang bergerak secara senyap ini terbukti jadi kekuatan ekonomi yang menopang kekuasaan Khomenei selama 35 tahun. Atas dasar laporan ini pula, otoritas AS sempat menyebut dia punya harta US$200 miliar atau Rp3.000 T.

Akan tetapi, semua nominal yang disebutkan oleh Reuters ataupun AS, telah dibantah oleh otoritas Iran. Hanya saja, Setad memang nyata dan bergerak di sektor kesejahteraan rakyat, bukan keuntungan pribadi.

Pada 2014, misalnya, media lokal sempat melaporkan Setad mengalihkan 90% keuntungan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat yang terbukti berhasil.

Togel