Melansir Reuters, Qiancheng merupakan operator jaringan dealer BYD di Shandong dan kini tengah menghadapi kesulitan keuangan serius. Dampaknya dirasakan lebih dari 1.000 konsumen yang belum menerima layanan purnajual dan jaminan kendaraan.
Menurut laporan, toko-toko yang terdampak tersebar di empat kota termasuk Jinan dan Weifang. Para pemilik mobil pun mulai membentuk kelompok perlindungan konsumen untuk menuntut hak mereka.
Qiancheng sebelumnya dikenal sebagai pemain besar dengan omzet tahunan mencapai 3 miliar yuan atau sekitar US$416 juta. Perusahaan itu mempekerjakan sekitar 1.200 orang sebelum diterpa krisis keuangan.
Dalam surat terbuka tertanggal 17 April, Qiancheng menyalahkan perubahan kebijakan BYD terhadap jaringan dealernya sebagai pemicu tekanan arus kas. Namun, hingga Kamis, Qiancheng belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters.
Pihak BYD juga tidak memberi pernyataan langsung, namun mengarahkan media ke laporan Cover News yang memuat pernyataan dari perwakilan hubungan masyarakat BYD. Dalam laporan itu, BYD menuding ekspansi agresif Qiancheng sebagai penyebab utama krisis, bukan perubahan kebijakan perusahaan.
Perwakilan itu juga menambahkan bahwa BYD telah memberikan bantuan kepada Qiancheng dalam menghadapi situasi tersebut. Meski demikian, kebangkrutan ini menyoroti tekanan besar yang tengah melanda pasar otomotif Tiongkok.
Industri otomotif terbesar di dunia ini sedang menghadapi persaingan ketat yang menekan produsen, pemasok, dan jaringan dealer. Perubahan tren menuju penjualan langsung dan melambatnya daya beli konsumen memperburuk tekanan bagi para dealer.
BYD sendiri masih mengandalkan jaringan dealer dalam pemasarannya di Tiongkok, meskipun memiliki beberapa toko milik sendiri. Struktur ini membuat para mitra dealer seperti Qiancheng rentan terhadap gejolak pasar dan kebijakan internal perusahaan.
Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Danny Buldansyah mengatakan pihaknya memastikan melaksanakan amana aturan terkait proteksi data.
“Semua delivered harus sesuai dengan personal data protection,” kata Danny, Rabu (28/5/2025).
Dia mengatakan Indosat sudah memiliki kemampuan di bidang keamanan. Salah satunya terkait mining dan beberapa gedung yang memang menggunakan kemampuan tersebut.
Hal itulah yang mendasari Indosat menambahkan kemampuan keamanan dalam usaha barunya. Karena kemampuan layanan tersebut bisa menambah nilai perusahaan.
“Oleh karena itu menambah KBLI. Mempunyai kemampuan deliver service menambah nilai perusahaan dalam surveillance terutama keselamatan kerja dan environment,” kata Danny.
Dalam keterbukaan informasi, keputusan tersebut masuk dalam rencana perseroan untuk mengubah kegiatan usaha. Indosat menjelaskan memiliki 8 usaha baru yang mencakup dalam KBLI. Berikut daftarnya:
1. Kegiatan Telekomunikasi Khusus untuk Keperluan Pertahanan dan Keamanan;
2. Periklanan;
3. Penelitian Pasar;
4. Jasa Jual Kembali Jasa Telekomunikasi;
5. Layanan Konten SMS Premium;
6. Aktivitas Pemrograman Berbasis Kecerdasan Artifisial;
7. Kegiatan Konsultasi dan Desain Internet of Things (IoT); dan
“Bantuan langsung subsidi upah itu nanti kita akan bahas dengan Kementerian Ketenagakerjaan, itu kira-kira RP 150 ribu per bulan,” kata Airlangga di Hotel Grand Hyatt, Kuala Lumpur, Senin (26/5/2025).
Adapun menurutnya jangka waktu pemberian bantuan subsidi itu rencananya bakal diberikan selama dua bulan. “Dua bulan. Dua bulan saja,” kata Airlangga.
Airlangga menjelaskan terkait pemberian enam paket insentif yang diberikan masih dalam tahap pembahasan dengan lintas kementerian lembaga. Tapi rencananya akan diluncurkan pada 5 Juni mendatang.
“Karena semua yang kita siapkan adalah regulasi, baik itu dari PMK (Peraturan Menteri Keuangan), kemudian yang terkait dengan Bantos di Kementerian Sosial, terkait dengan pangan perlu ada rapat dengan Kementerian Pangan dan Bapanas, kemudian terkait dengan listrik perlu ada rapat dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,” kata Airlangga.
Diketahui pemerintah akan memberikan 6 bantuan untuk mendorong perekonomian Indonesia. Berikut daftar lengkap bantuan yang diberikan pemerintah:
1. Diskon transportasi
Pemerintah akan memberikan bantuan berupa diskon transportasi yang berlaku untuk moda angkutan laut, kereta api, sampai pesawat. Pemberian diskon berlaku selama masa libur sekolah, yakni Juni 2025 dan Juli 2025.
2. Diskon tarif tol
Pemerintah juga akan memberikan potongan tarif tol yang ditargetkan menyasar 110 juta pengendara. Mengingat akan terdapat liburan panjang pada akhir Mei dan awal Juni mendatang, sehingga dapat meringankan beban masyarakat yang ingin melakukan perjalanan liburan panjang.
3. Diskon tarif listrik
Diskon tarif listrik kembali diberlakukan pemerintah, kini diskon tarif listrik 50% selama Juni 2025-Juli 2025 untuk 79,3 juta rumah tangga dengan daya listrik di bawah 1.300 VA.
4. Tambahan alokasi bansos
Pemerintah akan memberikan tambahan alokasi bantuan sosial (bansos) berupa kartu sembako dan bantuan pangan bagi 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
5. Bantuan subsidi upah (BSU)
Pemerintah akan kembali memberikan bantuan subsidi upah (BSU), seperti yang pernah disalurkan pada masa pandemi Covid-19. Bantuan ini berlaku untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta.
6. Perpanjangan program diskon iuran JKK
Pemerintah juga akan memperpanjang program diskon iuran jaminan kecelakaan kerja (JKK) bagi buruh di sektor padat karya.
Hal itu terlihat dari banyaknya jumlah perusahaan melalui Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baik KBLI 78200 maupun KBLI 78300. KBLI 78200 merupakan kategori usaha yang mencakup aktivitas penyediaan tenaga kerja sementara untuk membantu unit usaha pemberi kerja.
Sedangkan KBLI 78300 merupakan aktivitas penyediaan tenaga kerja untuk pemberi kerja di luar negeri. Perusahaan mengurus berbagai aspek, mulai dari seleksi, penempatan, hingga pengelolaan sumber daya manusia. Kegiatan yang termasuk dalam kode ini meliputi penyusunan riwayat kerja, pengelolaan upah, pajak, dan masalah keuangan pekerja.
“Dari yang punya KBLI 78200 sama 78300 itu ada 68 ribu perusahaan outsourcing, jumlah pekerjanya ada 2,2 juta,” kata Ketua Umum Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) Mira Sonia kepada CNBC Indonesia Minggu (25/5/2025).
Ia khawatir rencana pemerintah yang bakal menghapus sistem outsourcing bakal berdampak pada operasional banyak perusahaan, utamanya yang sudah berjalan. Ada kekhawatiran operasional perusahaan tidak berjalan efektif karena lebih banyak yang diurus.
“Kan di industri lagi banyak masalah ya, maksudnya banyak PHK gitu ya, dasarnya orang pakai outsourcing itu kan untuk keunggulan kompetitifnya dia, dia nggak mikirin proses rekrutmen, proses training, dia nggak mikirin. Kalau misalkan itu tiba-tiba dia harus jadi mikirin, kan dia balik, operasionalnya itu mundur. Itu makin kalah bersaing gitu loh sama negara-negara lain, itu aja kekhawatiran saya,” sebut Mira.
Selain operasional yang lebih banyak, perusahaan juga perlu merogoh kocek lebih dalam, mulai dari rekrutmen hingga pembayaran gaji pegawai.
“Perusahaan outsourcing tuh yang bangun psikotes, kalau si perusahaan outsourcing kan jadi lebih murah. Misal bangun alat tes kan perlu investasi, outsourcing ini bangun bukan cuma satu perusahaan, dia ada beberapa perusahaan, kan baginya banyak. Tapi kalau perusahaan biasa dia ini sendiri kan harganya jadi lebih mahal, itu baru satu aspek rekrutmen, kemudian harus dipikirkan juga pembayaran gaji, setiap perusahaan harus punya sendiri gitu loh,” ujar Mira.
Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto berencana menghapus skema kerja outsourcing. Ia menyatakan hal ini di depan ribuan buruh 1 Mei lalu.
“Saya juga akan meminta Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional, bagaimana caranya kita, kalau bisa segera, tapi secepat-cepatnya kita ingin menghapus outsourcing,” kata Prabowo dalam pidatonya di May Day 2025 di Monas, Jakarta.
Wakil Direktur Utama Pertamina Wiko Migantoro mengungkapkan bahwa pihaknya bahkan didorong oleh pemerintah untuk bisa mencapai produksi minyak dalam negeri hingga 430 ribu bph di tahun 2025 ini.
“Target kita di tahun ini finish di 419 ribu barrel oil per day meskipun kita juga ditantang untuk sampai 430 ribu barrel oil per day untuk produksi domestik,” katanya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI, Jakarta, Kamis (22/5/2025).
Wiko menyebutkan, pihaknya bersama dengan pemerintah bahkan telah membentuk kelompok kerja (pokja) untuk bisa meningkatkan produksi minyak nasional melalui Pertamina.
“Di sektor hulu, kita ada pokja peningkatan produksi hulu bersama ESDM untuk meningkatkan produksi nasional,” imbuhnya.
Berdasarkan catatan Pertamina, target produksi minyak domestik oleh perusahaan terhitung melonjak hingga 4% dibandingkan dengan realisasi produksi minyak tahun 2024 lalu sebesar 400 ribu bph.
Tidak hanya minyak, Pertamina juga akan meningkatkan produksi gas tahun 2025 ini menjadi 2,5 miliar kaki kubik per hari (BCFD), meningkat dari realisasi tahun 2024 lalu sebesar 2,4 BCFD.
Hingga saat ini, Pertamina tercatat berkontribusi pada produksi minyak mentah RI mencapai 69%. Sedangkan, produksi gas oleh Pertamina berkontribusi hingga 37% produksi nasional. Bahkan, Pertamina mengelola hingga 24% dari keseluruhan blok migas dalam negeri.
“Saya menyambut baik komitmen industri migas Indonesia mendukung transisi energi termasuk CCS dan inovasi lain,” katanya.
Ia juga mengajak pihak swasta dalam dan luar negeri untuk terus meningkatkan dalam pengembangan potensi energi di Indonesia. Supaya Indonesia tidak lagi tergantung dari impor yang besar dari BBM.
“Kalau kita tergantung dari impor terus sumber daya kita sangat besar yang kita keluarkan hampir US$ 40 miliar tiap tahun yang hal ini bisa sebenarnya dan seharusnya digunakan untuk membantu rakyat kita di bidang stragtegis pendidikan kesehatan untuk mengurangi dan menghilangi kemiskinan ini potensi yang bisa kita gunakan,” kata Prabowo.
Dalam kesempatan sama, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki cadangan CCS salah satu yang terbesar di dunia. Menurutnya ini merupakan ‘harta karun’ baru dari Indonesia di sektor energi. “Untuk di Asia Pasifik pak kita paling terbesar,” kata Bahlil, saat memberikan sambutan.
Menurut Bahlil, Ini juga sudah dimanfaatkan oleh pihak Swasta Asing seperti British Petroleum dan Exxon Mobil. Bahkan ia menawarkan untuk memberikan insentif atau pemanis jika ada pihak swasta lainnya ingin mengembangkan potensi ini.
“Dan saya tawarkan kepada bapak ibu semua silahkan masuk cepat yang lebih cepat lebih baik, kita kasih sedikit relaksasi sweetener, tapai kalau barang ini sudah booming baru masuk sweetener-nya tidak akan sebaik sekarang. ini agak promosi sedikit,” katanya.
“Tambahan tarif terhadap produk-produk Indonesia akan secara langsung menurunkan daya saing produk Indonesia di pasar Amerika Serikat. Hal ini akan berakibat turunnya ekspor dan menggerus surplus neraca perdagangan yang selama ini menguntungkan Indonesia,” kata Budi saat Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/5/2025).
Padahal, katanya, Amerika Serikat merupakan mitra dagang utama Indonesia setelah China. Total nilai perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat pada tahun 2024 mencapai US$ 38,3 miliar, naik 11,01% dibanding tahun sebelumnya. Ekspor Indonesia ke AS bahkan terus mencatat pertumbuhan impresif, rata-rata 6,05% per tahun selama periode 2020-2024.
Pada tahun 2024 saja, ekspor Indonesia ke Negeri Paman Sam tercatat sebesar US$ 26,3 miliar, tumbuh 13,36% dibanding 2023. Tak hanya itu, Indonesia juga menikmati surplus perdagangan yang signifikan dengan AS selama lima tahun terakhir.
“Pada tahun 2024 surplus perdagangan Indonesia terhadap Amerika Serikat tercatat sebesar US$ 14,3 miliar atau nomor dua setelah India, kita dengan India surplus US$ 14,6 miliar,” ungkapnya.
Tren positif itu berlanjut hingga kuartal pertama 2025. Per Maret, RI mencatat surplus tertinggi dengan AS senilai US$ 1,98 miliar. Sementara ekspor nonmigas pada periode Januari-Maret 2025 mencapai US$ 7,30 miliar, atau meningkat 16,29% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Namun, potensi surplus ini terancam oleh skema tarif baru dari AS yang lebih agresif dari sebelumnya. Budi menjelaskan, secara umum kebijakan tarif AS kini terdiri dari tiga lapis tambahan, diantaranya:
Tarif dasar baru, yaitu tambahan tarif sebesar 10% yang dikenakan kepada semua negara dari bea masuk Most Favoured Nation (MFN).
Tarif resiprokal atau timbal balik, yang nilainya berbeda-beda antar negara. Untuk Indonesia, tarif ini mencapai 32%.
Tarif sektoral, berupa tambahan tarif sebesar 25% untuk produk-produk strategis seperti baja, aluminium, otomotif, dan komponen otomotif.
“Kebijakan tarif yang saat ini berlaku terhadap Indonesia dan sebagian besar mitra dagang Amerika Serikat adalah tarif dasar baru sebesar 10% dan tarif sektoral sebesar 25%,” jelas Budi.
Sementara itu, penerapan tarif resiprokal ditunda selama 90 hari sejak 9 April 2025, untuk memberi ruang perundingan dengan mitra dagang, termasuk Indonesia.
“Selama 90 hari, maka yang berlaku adalah MFN (atau tarif dasar) 10% ditambah tarif sektoral 25% untuk produk tertentu. Sementara yang resiprokal masih menunggu,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jika tarif resiprokal diberlakukan, maka tarif dasar baru tidak berlaku. Begitu pula jika suatu produk sudah terkena tarif sektoral, maka ia tidak dikenakan tarif lainnya.
“Sebagai catatan, jika tarif resiprokal diberlakukan maka tarif dasar baru tidak berlaku. Selain itu, apabila suatu produk sudah dikenakan tarif sektoral maka produk tersebut tidak dikenakan tarif dasar baru atau tarif resiprokal,” pungkasnya.
Ketua Umum AETI Harwendro mengatakan bahwa bila dibandingkan dengan tahun 2023 saja, jumlah ekspor timah tahun 2024 turun sebesar 34% yakni menjadi 45.321 ton dibandingkan tahun 2023 sebesar 68.140 ton.
“Dari tahun 2020 sampai dengan 2024, dimana rata-rata Indonesia mengekspor sekitar 60.000 sampai 75.000 ton per tahun. Dari grafik terlihat, tertinggi di tahun 2022, kemudian di 2023 mengalami sedikit penurunan, dan di 2024 penurunannya sangat signifikan,” beber Harwendro dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI, Jakarta, Senin (19/5/2025).
Harwendro mengungkapkan bahwa terdapat berbagai faktor di balik terjunnya jumlah ekspor timah pada tahun 2024. Faktor pertama adalah lantaran keterlambatan penerbitan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) mineral dalam negeri yang berlaku secara 3 tahunan.
“Itu karena faktor utama penerbitan RKAB yang terlambat, dan karena terlambat ketika itu diberlakukan 3 tahun RKAB, sehingga mengalami penurunan di Q1 dan Q2,” jelasnya.
Faktor kedua, terang Harwendro, proses penegakan hukum kasus korupsi tata niaga timah di dalam negeri. Belum lagi, lanjutnya, lantaran penyitaan 5 fasilitas pemurnian dan pemrosesan (smelter) timah di dalam negeri.
Harwendro juga menyebutkan faktor lain seperti penangguhan 60 daftar Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Indonesia oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) juga berpengaruh pada jumlah ekspor timah tahun 2024.
“Kemudian yang paling sangat terasa dan menyita perhatian publik adalah kasus hukum tentang tata niaga pertimahan yang diusut oleh Kejaksaan Agung, di mana di situ ada lima smelter besar saat itu, yang punya kemampuan produksi per tahunnya hampir 18.000 ton ketika itu,” tambahnya.
Dia juga mengatakan, faktor lainnya seperti maraknya kasus penyelundupan bijih timah ilegal ke luar negeri dinilai juga menjadi alasan turunnya ekspor timah di Indonesia tahun 2024.
“Dan juga faktor lain mungkin menurunnya produksi PT Timah itu karena kasus hukum juga, mungkin mereka agak sedikit shock atau lebih berhati-hati dalam kebijakan mereka, sehingga itu mempengaruhi dari produksi mereka,” tandasnya.
Asal tahu saja, AETI mencatat, ekspor timah tahun 2020-2024 dengan detail berikut ini:
Potensi gempa megathrust di Indonesia masih cukup besar, di mana hanya tinggal menunggu waktu gempa yang cukup dahsyat tersebut akan terjadi. Meski begitu, belum ada yang bisa memastikan kapan gempa megathrust melanda Indonesia.
Salah satu segmen Megathrust yang paling mengancam adalah Selatan Jawa yang dampaknya bisa memanjang hingga Selat Sunda dan segmen Sumatera yang dampaknya juga memanjang ke Selat Sunda atau disebut Segmen Enggano.
Khusus Selatan Jawa Barat yang memanjang hingga Selat Sunda, segmen tersebut berdampak besar apabila melepaskan energi. Energi yang terkunci di zona subduksi selatan Jawa ini terus bertambah seiring waktu.
Peneliti dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Nuraini Rahma Hanifa mengungkapkan semakin lama energi yang terkumpul ini akan mencapai titik pelepasan energinya melalui pergerakan mendadak yang memicu getaran atau guncangan yang sangat kuat atau gempa bumi. Jika dilepaskan sekaligus bisa menyebabkan gempa hingga M 8,7.
Goncangan besar tersebut akan mengakibatkan perpindahan kolom air laut dan menyebabkan gelombang air laut menjadi sangat besar yang menjalar semua arah hingga mencapat daratan atau tsunami.
Tsunami yang ditimbulkan cukup tinggi yaitu bisa mencapai 20 meter yang bisa berdampak luas, tidak hanya di selatan Jawa tetapi juga di wilayah pesisir lainnya seperti Banten dan Lampung, bahkan hingga ke Jakarta.
“Semua pesisir Banten itu akan berdampak tapi dengan tinggi (tsunami) yang berbeda-beda,” kata Rahma, dikutip Minggu (18/5/2025).
Rahma menghitung apabila Megathrust di segmen Selatan Jawa yaitu wilayah Pangandaran pecah, maka akan terjadi tsunami sekitar 20 meter. Gelombang tsunami kemudian akan menyebar hingga masuk wilayah Selat Sunda dimana di daerah tersebut ada kawasan pesisir Banten dan Lampung.
“Kawasan pesisir Banten kira-kira tsunami 4 sampai 6 atau 8 meter. Sedangkan Lampung yang menghadap Selat Sunda akan kena semua,” imbuhnya.
Sedangkan untuk Jakarta, tsunami diprediksi akan menerjang wilayah pesisir utara dengan ketinggian 1 sampai 1,8 meter. Menurut perhitungannya, tsunami tersebut akan tiba di Jakarta 2,5 jam. Dia mengatakan hanya daerah pesisir utara Jakarta saja yang akan terkena tsunami 1,8 meter.
“2,5 jam tsunami tiba. Kalau Jawa bagian selatan 40 menit sudah sampai, Lebak itu 18 menit. Oke, yang kena imbas itu pertama kali adalah wilayah Jakarta Utara ya,” sebutnya.
BRIN pun mengajak masyarakat Indonesia untuk waspada terhadap risiko Megathrust. Dampak gempa Megathrust sangat besar hingga memberikan dampak lanjutan seperti kematian, cedera, kerusakan infrastruktur, kerusakan lingkungan, dampak sosial ekonomi hingga gangguan layanan dasar.
Jakarta Berpotensi Terdampak Gempa Megathrust Karena Tanah Lunak
Sementara menurut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, Jakarta juga berpotensi mengalami dampak gempa megathrust yang cukup besar karena sifat tanah di Jakarta cukup lunak.
Menurutnya, semakin lunaknya tanah, maka getaran gempa akan menjadi lebih kuat, karena tanah tersebut tidak mampu untuk menahan getaran yang ada.
“Itu kalau di tanah lunak, getarannya akan menjadi tambah kuat. Begitu masuk tanah lunak, meskipun jaraknya jauh. Seperti di Jakarta, dia getarannya akan kuat. Yang dikhawatirkan itu, guncangannya itu akan menguat. Meskipun jaraknya ratusan kilometer,” kata Dwikorita, dikutip Minggu (18/5/2025).
Dwikorita menambahkan pesisir pantai selatan Jawa bisa lebih rendah guncangan yang akan dirasakan karena sifat tanahnya yang cukup keras, sehingga dapat meredam guncangan gempa yang cukup besar.
“Dibandingkan dengan misalnya di Pelabuhan Ratu, itu kan lebih dekat dengan episentrum di pantai selatan. Tapi potensi guncangannya tidak akan sekuat yang di Jakarta. Karena sifat batuannya keras,” ujarnya.
“Di batuan atau tanah yang lebih keras, perambatan gelombang gempa, kalau nembus benda yang keras, dia akan diredam. Begitu lolos, keluar ke yang longgar. Begitu bertemu yang keras lagi, dia diredam lagi. Lewat lunak lagi, dia guncang lagi. Jadi seperti itu,” tambahnya.
13 Segmen Megathrust di RI
Mengacu pada Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia tahun 2017, berikut daftar 13 segmen megathrust yang mengancam Indonesia:
1. Megathrust Mentawai-Pagai dengan potensi gempa M8,9
2. Megathrust Enggano dengan potensi gempa M8,4
3. Megathrust Selat Sunda dengan potensi gempa M8,7
4. Megathrust Jawa Barat-Jawa Tengah dengan potensi gempa M8,7
5. Megathrust Jawa Timur dengan potensi gempa M8,7
6. Megathrust Sumba dengan potensi gempa M8,5
7. Megathrust Aceh-Andaman dengan potensi gempa M9,2
Peringkat ini berdasarkan penilaian tahunan yang mengukur komitmen kota terhadap kebahagiaan warganya melalui kebijakan inklusif, kualitas layanan publik, dan inovasi berkelanjutan.
Indeks tersebut menilai kota-kota yang dinilai berhasil menciptakan lingkungan hidup yang mendukung kesejahteraan warganya secara nyata. Kopenhagen meraih total 1.039 poin, disusul oleh Zurich (Swiss) dengan 993 poin, dan Singapura di posisi ketiga dengan 979 poin.
“Indeks ini menekankan bahwa kebahagiaan tidak bersifat universal dan harus dipahami secara kontekstual. Kebutuhan seorang anak berbeda dengan pelajar, profesional, atau lansia, sehingga pendekatan kebijakan harus inklusif dan beragam. Faktor-faktor yang dinilai meliputi pendidikan, lingkungan hijau, mobilitas, inovasi, dan kualitas layanan publik,” demikian laporan tersebut.
Laporan juga mencatat pentingnya pemantauan dinamis terhadap kebijakan kota seiring tantangan global yang terus berkembang, seperti polarisasi politik, perkembangan kecerdasan buatan atau AI, dan dampak pascapandemi. Meski demikian, perhatian terhadap kesejahteraan publik dianggap sebagai tren positif yang patut diperkuat.
Laporan ini juga menekankan peran krusial pemerintah daerah dalam membentuk kebahagiaan warganya. “Kepemimpinan lokal sering kali berdampak langsung terhadap kualitas hidup sehari-hari,” tulis laporan tersebut.
Di tengah dunia yang makin kompleks, pendekatan holistik dan kebijakan berbasis kebutuhan nyata dinilai sebagai kunci menciptakan kota yang benar-benar bahagia.
Berikut 10 kota paling bahagia berdasarkan data Indeks Kota Bahagia 2025, dikutip Sabtu (17/5/2025):