Daun Ini Dibuang-buang di RI, Ternyata Diburu Jepang – Belanda

Daun jeruk. (Ye Aung Thu / AFP)
Foto: Daun jeruk. (Ye Aung Thu / AFP)

Di balik harum dan segarnya kuliner Asia, ada satu bahan yang diam-diam memainkan peran besar: daun jeruk asal Indonesia. Dari rendang hingga tom yum, daun jeruk menjadi bumbu penting yang permintaannya stabil di pasar internasional. Tapi di tengah dominasi Indonesia sebagai pemasok utama, ekspor daun jeruk justru mengalami tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekspor daun jeruk Indonesia pada 2024 sebesar US$3,26 juta atau sekitar Rp 53 miliar (US$1=16.270), turun dari US$4,10 juta pada 2023 dan jauh dari puncaknya di US$4,78 juta pada 2019.

Meski angka ini menunjukkan penurunan, tidak berarti permintaan menurun drastis. Sebaliknya, tren ini lebih mencerminkan dampak pandemi terhadap rantai pasok global serta disrupsi logistik yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Yang menarik, ekspor daun jeruk RI tetap didominasi oleh Malaysia dan Jepang, dengan nilai masing-masing US$913,32 ribu dan US$680,75 ribu pada 2024. Negara-negara lain seperti Iran, India, dan Belanda juga masih menjadi pasar ekspor, meski dengan volume yang lebih kecil.

Malaysia tetap menjadi importir terbesar daun jeruk RI, didorong oleh kebutuhan industri kuliner dan makanan olahan. Kedekatan geografis juga membuat Indonesia menjadi pemasok utama bagi Malaysia, dengan biaya pengiriman yang lebih rendah dibandingkan negara lain.

Jepang, di sisi lain, memiliki karakteristik pasar yang berbeda. Permintaan daun jeruk di Negeri Sakura lebih didorong oleh industri makanan sehat, farmasi, serta produk berbasis herbal seperti teh dan minyak esensial. Jepang dikenal memiliki standar kualitas tinggi, dan produk daun jeruk Indonesia masih menjadi pilihan utama di pasar ini.

Fakta bahwa Malaysia dan Jepang tetap menjadi pelanggan setia menunjukkan bahwa daun jeruk RI masih memiliki daya saing kuat. Tidak ada indikasi bahwa pasar melemah, hanya bahwa pola permintaan dan kondisi ekspor masih dalam fase penyesuaian pasca-pandemi.

Jika melihat tren lima tahun terakhir, ekspor daun jeruk Indonesia memang mengalami fluktuasi. Namun, tidak ada tanda-tanda pelemahan permanen dalam permintaan. Turunnya ekspor dari US$4,78 juta pada 2019 ke US$3,26 juta di 2024 kemungkinan besar lebih disebabkan oleh beberapa faktor seperti Pandemi, dan faktor cuaca.

Pandemi menyebabkan gangguan distribusi dan pengiriman global. Beberapa negara tujuan memberlakukan pembatasan impor lebih ketat, sementara biaya logistik melonjak. Adanya persaingan dari negara lain seperti Thailand dan Vietnam mulai memasok daun jeruk ke pasar global dengan harga kompetitif juga memengaruhi nilai ekspor daun jeruk RI.

Lalu, negara seperti Jepang dan Uni Eropa memiliki standar tinggi terkait residu pestisida dan kualitas produk, membuat eksportir harus memenuhi persyaratan ketat.

Produksi daun jeruk yang bergantung pada musim dan kondisi cuaca turut mempengaruhi pasokan yang bisa diekspor.

Jika tren ini terus berlanjut, Indonesia berisiko kehilangan pangsa pasar daun jeruk di kancah global. Untuk membalikkan keadaan, diperlukan strategi peningkatan kualitas, efisiensi rantai pasok, serta diversifikasi pasar ekspor agar tidak bergantung pada segelintir negara pembeli.

Saat ini, ekspor daun jeruk masih cukup besar di Asia, tetapi apakah Indonesia bisa mempertahankan dominasinya di pasar global? Ataukah ini tanda bahwa industri daun jeruk RI perlu berbenah?

Nasib Batu Bara Semakin Suram, China dan Perang Dagang Jadi Sorotan

Pekerja melakukan bongkar muat batubara di Terminal Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (6/1/2022). Pemerintah memutuskan untuk menyetop ekspor batu bara pada 1–31 Januari 2022 guna menjamin terpenuhinya pasokan komoditas tersebut untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PLN dan independent power producer (IPP) dalam negeri. Kurangnya pasokan batubara dalam negeri ini akan berdampak kepada lebih dari 10 juta pelanggan PLN, mulai dari masyarakat umum hingga industri, di wilayah Jawa, Madura, Bali (Jamali) dan non-Jamali. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Foto: Pekerja melakukan bongkar muat batubara di Terminal Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (6/1/2022). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Harga batu bara mengalami tekanan sepanjang pekan ini akibat penurunan permintaan dari China serta ketegangan perdagangan global yang mempengaruhi arus ekspor. Meski sempat mengalami rebound, tren bearish masih membayangi pasar energi fosil ini.

Mengacu pada data Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Jumat tercatat berada di US$102.75 turun dari perdagangan pada Kamis (20/2/2025) yang tercatat di US$106,2 per ton, turun 1,12% dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, pada 19 Februari 2025, harga batu bara sempat naik ke US$107,4 per ton atau menguat 2,8% dari posisi US$104,6 per ton sehari sebelumnya.

Tekanan terbesar datang dari China yang terus menekan harga batu bara dengan rekor produksi domestik dan impor tinggi. Analis memperkirakan bahwa penurunan permintaan dari China akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan, menambah tekanan bagi pasar global.

Raksasa tambang Glencore Plc dilaporkan mempertimbangkan pemangkasan produksi akibat harga batu bara yang mendekati level terendah dalam satu dekade. Di sisi lain, Mongolia berencana meningkatkan ekspor batu baranya ke China sebesar 20% tahun ini, yang berpotensi menekan pangsa pasar Australia.

“Batu bara termal bisa menguji level terendah baru dalam jangka pendek,” kata Li Xuegang dari China Coal Transportation and Distribution Association.

Ketegangan AS-China Ubah Peta Perdagangan Batu Bara

Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China turut memengaruhi pasar batu bara. Ketegangan tarif membuat China mencari alternatif batu bara bebas tarif, sementara AS mulai mengalihkan ekspor batu baranya ke India. Tahun lalu, ekspor batu bara kokas AS ke China naik 33% mencapai US$1,84 miliar, tetapi dengan tarif yang lebih tinggi, arus perdagangan diperkirakan akan bergeser.

Sejumlah negara seperti Kanada dan Australia berpotensi menjadi penerima manfaat dari perang dagang ini, menggantikan ekspor batu bara AS ke China. Australia yang sebelumnya kehilangan pangsa pasar akibat ketegangan dengan China kini berpotensi kembali menjadi pemasok utama.

Stok Melimpah, Prospek Batu Bara Masih Suram

Dari sisi pasokan, China berencana meningkatkan produksi batu bara hingga 1,5% menjadi 4,82 miliar ton pada 2025 setelah pencapaian rekor pada 2024. Selain itu, Vietnam juga telah menetapkan strategi transisi dari batu bara ke energi bersih, yang dapat semakin menekan permintaan global.

Meskipun ada potensi pemangkasan produksi oleh Glencore dan tekanan dari ketegangan geopolitik, stok yang melimpah serta tren transisi energi di berbagai negara masih menjadi faktor utama yang membebani harga batu bara.

Para pelaku pasar akan terus mencermati kebijakan China, dinamika perang dagang AS-China, serta kebijakan energi di berbagai negara untuk melihat bagaimana arah harga batu bara dalam beberapa bulan ke depan.

Dunia Lain di Bawah Es Muncul, Arkeolog Temukan Ini

Para atlet memeriksa hamparan salju kecil tempat mereka akan berkompetisi dalam ski alpine, perlombaan slalom Piala Dunia putra, di Garmisch Partenkirchen, Jerman, Rabu, 4 Januari 2023. Sebagian besar Pegunungan Alpen terlihat tidak cocok untuk musim ini tahun. Hujan salju yang jarang dan cuaca musim dingin yang hangat di luar musimnya di pegunungan tengah Eropa memungkinkan rumput menyelimuti lereng bukit di seluruh wilayah, menyebabkan sakit kepala bagi operator lereng ski dan pecinta Alpine white. (AP Photo/Alessandro Trovati)
Foto: Pegunungan Alpen. (AP/Alessandro Trovati)

Kondisi bumi terus berubah dari waktu ke waktu. Bahkan dampak perubahan iklim peneliti berhasil menemukan “Dunia Lain” di bawah es yang meleleh akibat naiknya temperatur.

Arkeolog menemukan bukti kehidupan manusia selama berabad-abad lalu. Salah satunya adalah penemuan jasad manusia yang terawetkan selama ribuan tahun atau dikenal sebagai Otzi yang ditemukan di pegunungan Alpen pada 1991.

Material-material barang di sekitar Otzi bisa langsung diteliti karena pengawetan yang dilakukan.

Sebab tanpa diawetkan, material organik yang pernah hidup akan segera membusuk. Material itu termasuk serat tanaman, kayu, dan kulit.

Penemuan itu membawa para ilmuwan pada abad Neolitikum di Pegunungan Alpen. Ini meluncurkan bidang yang disebut arkeologi bongkahan es.

Selain itu, para arkeolog juga menemukan jejak manusia yang terkubur ribuan tahun lalu dari penelitian bongkahan es dan material yang digali di Eropa, Amerika Utara, dan Asia.

Misalnya temuan bukti manusia yang berburu dan menggembalakan rusa kutub sejak 6.000 tahun lalu. Penemuan berasal dari terowongan sepanjang 70 meter yang diukir di lapisan es Juvfonne di Norwegia, dikutip dari Nature, Rabu (22/2/2024).

Banyak artefak kuno yang akhirnya terlihat karena lapisan es yang mencair. Isinya adalah terkait perburuan hewan besar.

Temuan lain adalah di Pegunungan Rocky tahun 2007. Arkeolog, Craig Lee menemukan artefak lapisan es tertua yang pernah ditemukan, yakni sebuah alat untuk melempar anak panah atau lembing. Bagian poros depannya terbuat dari pohon muda kulit birch dan berasal dari 10.300 tahun berdasarkan penanggalan karbon.

Produk UMKM RI Kalah dari Barang China, Mendag Budi Kasih Jurus Kunci

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam acara peresmian dan peluncuran Gemini Academy di Auditorium Kemendag, Jakarta, Jumat (21/2/2025). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
Foto: Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam acara peresmian dan peluncuran Gemini Academy di Auditorium Kemendag, Jakarta, Jumat (21/2/2025). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, daya saing adalah kunci bagi UMKM Indonesia agar tidak kalah dengan gempuran produk impor, terutama produk dari China. Kemendag sendiri, kata dia, terus memberikan pendampingan kepada UMKM untuk meningkatkan kualitas produknya.

Menurut Budi, strategi utama yang harus diterapkan oleh UMKM adalah keberanian dalam berinovasi. Hal ini sebagaimana yang sering ia sampaikan juga dalam program prioritas Kemendag tahun 2025, yakni UMKM BISA (Berani, Inovasi, Siap, dan Adaptasi) Ekspor.

“Makanya kalau yang (program) BISA Ekspor itu saya sering bilang, berani inovasi itu untuk meningkatkan daya saing. Pokoknya kalau kita punya daya saing yang bagus, nggak akan kalah dengan impor,” kata Budi saat ditemui usai acara peresmian dan peluncuran Gemini Academy di Auditorium Kemendag, Jakarta, Jumat (21/2/2025).

Adapun pendampingan yang diberikan oleh Kemendag mencakup berbagai aspek, seperti desain, kemasan, dan strategi pemasaran. Dengan peningkatan daya saing ini, produk UMKM diharapkan tidak hanya mampu bertahan di pasar lokal tetapi juga merambah ke pasar internasional.

“Kalau dia punya daya saing ekspor, otomatis standar di dalam negeri terpenuhi, sehingga kita bisa bersaing dengan produk-produk dari negara lain,” ujarnya.

Selain peningkatan kualitas, dia mengaku terus menggerakkan atase perdagangannya untuk mencari pasar baru bagi produk UMKM. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar sesi memperkenalkan produk (pitching) di berbagai negara, di mana UMKM dapat mempresentasikan produknya kepada calon pembeli (buyer).

“Setiap negara itu minimal ada satu pitching dalam sebulan. Kalau terlalu sering pitching tanpa mencari buyer juga percuma. Jadi setelah pitching, UMKM harus mencari buyer,” jelas Budi.

Pada bulan Februari ini saja, lanjut dia, Kemendag telah melaksanakan 40 sesi pitching, melebihi target minimal 33 sesi. Program ini terus digenjot agar ekspor UMKM meningkat secara signifikan.

“Jadi pitching minimal sekali dalam sebulan, tapi artinya karena kita di 33 negara berarti 33 kali. Tapi bulan ini saja sudah terlaksana 40 pitching, padahal minimal 33. Itu kita kejar terus dan kita target,” pungkasnya.

KPK Tahan Hasto Kristiyanto, Yusril Komentar Begini

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/2/2025). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)
Foto: Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/2/2025). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Komisi Pemberantasan Korupsi menahan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan perkara buronan Harun Masiku. Hasto ditahan setelah menjalani pemeriksaan kedua sebagai tersangka.

Bagaimana tanggapan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra terkait langkah KPK?

“Ya kita nggak bisa intervensi apa yang dilakukan oleh KPK dan kita menghormati KPK itu sebagai satu lembaga negara penegak hukum yang secara independen menegakkan hukum,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Yusril mengatakan, KPK memiliki kewenangan untuk melakukan penahanan hingga mencegah pelaku tindak pidana korupsi ke luar negeri. Selain itu pihak tersangka juga berhak jika mau melakukan pembelaan melalui kuasa hukumnya.

“Jadi di situlah akan terwujud keadilan. KPK boleh melakukan ini tapi dia juga bisa menggunakan lawyer untuk juga membela kepentingan hukumnya,” jelas Yusril.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas enggan berkomentar banyak terkait langkah KPK menahan Hasto.

“Jangan itu tidak enak, tidak etis untuk saya komentari hal-hal yang lagi berproses di KPK,” katanya. “Saya sama sekali tidak tahu,” sambungnya.

Tipu-Tipu Nasabah, Perusahaan Keuangan Ganti Rugi Rp214,5 Miliar

Ilustrasi OJK (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Ilustrasi OJK (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Sebanyak 221 pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) telah mengganti kerugian konsumen atas 1.662 pengaduan dengan total kerugian sebesar Rp214,5 miliar.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Frederica Widyasari Dewi mengatakan pengembalian dana tersebut terjadi akibat beberapa isu pengaduan.

“Ini misalnya ada nasabah yang merasa sudah menempatkan deposito di bank, tetapi oleh oknum bank dana tersebut tidak dimasukkan ke rekening yang seharusnya, melainkan diberikan bukti palsu. Kemudian, pengembalian premi asuransi, pengembalian dana investasi yang disalahgunakan oleh pegawai perusahaan efek,” ungkap Friderica atau yang akrab disapa Kiki dalam Rapat Kerja (raker) dengan DPR RI, di Jakarta, Rabu, (19/2/2025).

Kiki menegaskan, bila kasusnya seperti yang disebutkan di atas, maka PUJK mesti mengembalikan uangnya lantaran dalam aturan tertulis bahwa PUJK bertanggungjawab atas perilaku karyawannya.

Selain alasan tersebut, pengembalian dana juga mencakup pengembalian dana investasi yang disalahgunakan oleh pegawai perusahaan efek dan pengembalian premi asuransi.

Lebih lanjut, selain mendorong pengembalian dana, OJK juga mengeluarkan 20 perintah kepada 18 PUJK dalam periode waktu 1 Januari 2024-22 Januari 2025. Perintah tersebut meliputi perbaikan SOP, pengawasan kepada agen pemasaran dan petugas penagihan, dan perintah penggantian kerugian konsumen.

Selain itu, OJK juga menjatuhkan 333 peringatan tertulis kepada 218 PUJK yang melanggar ketentuan perlindungan konsumen, dan terlambat menangani aduan.

OJK juga mengenakan 2 sanksi denda kepada LAPS SJK karena keterlambatan penyampaian laporan kepada OJK dan 92 sanksi denda kepada 86 PUJK atas pelanggaran ketentuan perlindungan konsumen, dan keterlambatan penyampaian laporan & dokumen pengaduan.

PLTU RI Tak Perlu Disuntik Mati, Begini Caranya

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto memberi pemaparan di acara Special Dialog Swasembada Energi di Hotel Season, Jakarta, Selasa (18/2/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pemerintah berencana menghentikan operasional sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dalam kurun waktu 15 tahun mendatang. Rencananya, ada 13 PLTU yang akan ‘disuntik mati’ pada 2030 dan salah satunya akan lebih cepat, yakni 2028.

Namun pada kenyataannya, Indonesia dinilai masih membutuhkan PLTU untuk memenuhi kebutuhan energi. Wakil Ketua Komisi XII DPR, Sugeng Suparwoto menilai, PLTU bisa tetap digunakan dengan mengurangi emisinya. Dengan begitu energi fosil tetap dipakai di tengah masifnya transisi energi, namun dengan emisi yang lebih rendah.

“Maka PLTU kita jangan di-shutdown, tapi tekan emisinya,” tegasnya dalam acara Special Dialogue Swasembada Energi CNBC Indonesia di Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi emisi dari PLTU adalah teknologi CCS (carbon capture storage/penyimpanan karbon). Teknologi ini telah berhasil diterapkan di Lapangan Jatibarang yang dikelola PT Pertamina EP.

“CCS jika berhasil bisa jadi recovery factory bisa sampai 100% di Jatibarang,” katanya.

Dia melanjutkan, dalam upaya transisi energi yang lebih berkelanjutan adalah melalui upaya bauran energi. Dengan begitu, penggunaan energi fosil tidak bisa dihilangkan sepenuhnya.

“Di Komisi XII kebijakan energi sudah dituntaskan dengan menyesuaikan target pemerintah sekarang,” ujar Sugeng.

Perlu diketahui, teknologi CCS bisa dilakukan untuk mengurangi emisi karbon dari operasional PLTU. CCS/CCUS merupakan teknologi inovatif yang dapat membantu mengurangi emisi gas buang CO2 ke atmosfer. Teknologi ini bekerja dengan cara memisahkan dan menangkap emisi karbon, kemudian menyimpannya dalam berbagai bentuk penyimpanan.

Bangun Perilaku Unggul, BTPS Sukses Jaga Kinerja di 2024

BTPS

PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) berhasil menjaga kinerjanya di sepanjang 2024. Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad menjelaskan, hal ini tak lepas dari dukungan seluruh pihak dalam membangun perilaku unggul bagi masyarakat inklusi, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras dan Saling Bantu (BDKS).

“Bank menyadari dalam melayani masyarakat inklusi dibutuhkan keterlibatan dari berbagai pemangku kepentingan, terutama dalam membangun perilaku unggul. Di mana hal itu menjadi kunci bagi masyarakat inklusi untuk bertahan dalam berbagai situasi,” terang dia dikutip Senin (17/02/2025).

Fachmy menjelaskan BTPS bahkan memperkuat komitmen ini di seluruh lini operasional dengan memberikan pendampingan intensif melalui peran #bankirpemberdaya khususnya Community Officer (CO), memberikan insentif, serta apresiasi bagi nasabah yang konsisten dalam menerapkan perilaku unggul.

Community Officer (CO) berperan dalam melayani masyarakat inklusi secara langsung melalui kumpulan (Pertemuan Rutin Sentra/PRS), memberikan pendampingan kepada ibu-ibu dengan modul yang relevan sesuai kondisi ultra mikro, sekaligus menjadi role model bagi nasabah dalam menerapkan perilaku unggul BDKS.

“Nasabah pembiayaan yang menerapkan BDKS pun menopang kinerja BTPN Syariah di 2024. Kedisiplinan mereka hadir di kumpulan, serta kesolidan hubungan yang dibangun antar nasabah berperan dalam menjaga kualitas pembiayaan Bank,” kata Fachmy.

“Melalui berbagai pendampingan serta insentif dan apresiasi salah satunya berupa program umrah satu pesawat bagi sentra yang berprestasi, ternyata mampu menjadi penyemangat bagi mereka hadir kembali di kumpulan yang menjadi wadah bagi Bank dalam memberikan pelayanan dan pemberdayaan,” lanjut dia.

Sebagai informasi pada 2024, BTPS mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,06 triliun dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp10,2 triliun. Sementara itu, rasio keuangan tetap kuat dengan Return on Asset (RoA) 6,3%.

Selain itu, rasio kecukupan modal (CAR) 53,2% atau jauh di atas rata-rata industri, sehingga ketahanan BTPS Syariah sangat terjaga.

“Upaya kami membangun perilaku unggul adalah kunci bagi nasabah pembiayaan dapat bertahan dalam situasi apa pun. Kami berterima kasih dengan keterlibatan semua pihak yang mendukung fokus kami dalam melayani masyarakat inklusi, terutama di masa menantang ini, sehingga realisasi kinerja BTPN Syariah sesuai harapan,” tutup Fachmy.

kas138

Megathrust ‘Meledak’, Banten-Lampung Digulung Tsunami Hitungan Menit

Ilustrasi Selat Sunda. (Dok. BMKG)

Gempa Megathrust menjadi ancaman nyata bagi Indonesia. Indonesia yang berada di Cincin Api Pasifik alias Ring of Fire memiliki 13 segmen Megathrust.

Salah satu segmen Megathrust yang paling mengancam adalah Selatan Jawa yang dampaknya bisa memanjang hingga Selat Sunda dan segmen Sumatera yang dampaknya juga memanjang ke Selat Sunda atau disebut Segmen Enggano.

Khusus Selatan Jawa Barat yang memanjang hingga Selat Sunda, segmen tersebut berdampak besar apabila melepaskan energi. Energi yang terkunci di zona subduksi selatan Jawa ini terus bertambah seiring waktu.

Peneliti dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Nuraini Rahma Hanifa mengungkapkan semakin lama energi yang terkumpul ini akan mencapai titik pelepasan energinya melalui pergerakan mendadak yang memicu getaran atau guncangan yang sangat kuat atau gempa bumi. Jika dilepaskan sekaligus bisa menyebabkan gempa hingga M 8,7.

Goncangan besar tersebut akan mengakibatkan perpindahan kolom air laut dan menyebabkan gelombang air laut menjadi sangat besar yang menjalar semua arah hingga mencapat daratan atau tsunami. Tsunami yang ditimbulkan cukup tinggi yaitu bisa mencapai 20 meter yang bisa berdampak luas, tidak hanya di selatan Jawa tetapi juga di wilayah pesisir lainnya seperti Banten dan Lampung, bahkan hingga ke Jakarta.

“Semua pesisir Banten itu akan berdampak tapi dengan tinggi (tsunami) yang berbeda-beda,” ungkap dia kepada CNBC Indonesia, Minggu (16/2/2025).

Rahma menghitung apabila Megathrust di segmen Selatan Jawa yaitu wilayah Pangandaran pecah, maka akan terjadi tsunami sekitar 20 meter. Gelombang tsunami kemudian akan menyebar hingga masuk wilayah Selat Sunda dimana di daerah tersebut ada kawasan pesisir Banten dan Lampung.

“Kawasan pesisir Banten kira-kira tsunami 4 sampai 6 atau 8 meter,” sebutnya.

“Lampung yang menghadap Selat Sunda akan kena semua,” imbuhnya.

Sedangkan untuk Jakarta, tsunami diprediksi akan menerjang wilayah pesisir utara dengan ketinggian 1 sampai 1,8 meter. Menurut perhitungannya, tsunami tersebut akan tiba di Jakarta 2,5 jam. Dia mengatakan hanya daerah pesisir utara Jakarta saja yang akan terkena tsunami 1,8 meter.

“2,5 jam tsunami tiba. Kalau Jawa bagian selatan 40 menit sudah sampai, Lebak itu 18 menit. Oke, yang kena imbas itu pertama kali adalah wilayah Jakarta Utara ya,” sebutnya.

BRIN pun mengajak masyarakat Indonesia untuk waspada terhadap risiko Megathrust. Dampak gempa Megathrust sangat besar hingga memberikan dampak lanjutan seperti kematian, cedera, kerusakan infrastruktur, kerusakan lingkungan, dampak sosial ekonomi hingga gangguan layanan dasar.

Raja Ini Jadi Simbol Kemewahan, Punya 10 Istri, 350 Gundik & 88 Anak

Maharaja Sir Bhupinder Singh of Patiala. (Dok. University of nottingham)

Sudah bukan rahasia lagi bahwa kehidupan raja sangat identik dengan kata mewah dan glamor. Di antara kisah para penguasa besar dalam sejarah, ada salah satu nama besar yakni Maharaja Sir Bhupinder Singh dari Patiala.

Sir Bhupinder Singh muncul sebagai salah satu simbol kemewahan, kekuasaan, dan kehidupan penuh kemegahan. Kisahnya bukan hanya tentang kejayaan seorang raja di masa senja kerajaan-kerajaan pribumi India di bawah bayang-bayang British Raj, tetapi juga tentang kontradiksi antara kemewahan pribadi dan tanggung jawab publik.

Melansir Times of India, ia lahir pada 1891, Bhupinder Singh naik takhta pada usia 9 tahun setelah ayahnya meninggal dalam kecelakaan berkuda. Dididik di Aitchison College, Lahore, ia mengembangkan minat yang besar terhadap olahraga, terutama kriket dan polo, yang ia tekuni sepanjang hidupnya.

Pemerintahannya secara resmi dimulai pada 1910 ketika ia diberi kekuasaan penuh oleh Viceroy of India, menandai awal dari sebuah pemerintahan yang akan dikenang karena kemegahan dan kelebihannya.

Kehidupan Pribadi yang Mewah

Kehidupan pribadi Maharaja Bhupinder Singh tak kalah megah dari citra publiknya. Ia menikahi sepuluh istri dan memiliki harem yang terdiri dari 350 selir atau gundik, sebuah dunia pribadi yang penuh dengan kemewahan dan kesenangan. Dari keluarga besar ini, ia memiliki 88 anak, 52 di antaranya bertahan hingga dewasa.

Angka-angka ini saja sudah mencengangkan, tetapi mereka hanya menggambarkan sedikit dari gaya hidup mewah sang Maharaja.

Kecintaannya pada kemewahan tidak hanya terbatas pada hubungan pribadinya. Bhupinder Singh juga dikenal karena koleksinya yang terdiri dari 44 mobil Rolls Royce dan kegemarannya terhadap perhiasan eksklusif.

Ia terkenal karena mengenakan rompi yang dihiasi 1.001 berlian biru dan putih sekali setahun di hadapan istananya untuk menunjukkan kekuatannya. Selera makannya yang mewah juga menjadi legenda, dengan kabar bahwa ia bisa menghabiskan 40 hingga 50 burung puyuh tanpa tulang dalam sekali makan dan sup yang dibuat dari kaldu 24 ekor burung snipe.

Warisan yang Kompleks

Pengaruh dan kekayaan Bhupinder Singh terlihat jelas dalam kontribusinya terhadap kota Patiala dan sekitarnya. Ia membangun Chail View Palace dan mendirikan lapangan kriket tertinggi di dunia serta lapangan polo untuk timnya, ‘Patiala Tigers,’ yang terkenal sebagai salah satu pemain terbaik di India.

Kandangnya yang berisi 500 kuda polo menjadi bukti nyata kecintaannya pada olahraga tersebut dan keinginannya untuk unggul di dalamnya.

Ia juga memainkan perannya dalam Perang Dunia I, di mana ia meraih pangkat Letnan Jenderal Kehormatan, menunjukkan komitmennya pada sekutu-sekutunya. Namun, cerita tentang nafsu besarnya terhadap kemewahan menjadi bahan perbincangan di Eropa, menggambarkan seorang penguasa yang hidup tanpa batas.

Kecintaannya pada hal-hal mewah tidak lepas dari kontroversi. Pengeluaran yang berlebihan dan pilihan pribadinya sering kali menuai kritik dan ketertarikan dalam porsi yang sama. Pada 1928, ia menjadi berita utama ketika memesan kalung festoon dari platinum dari Cartier, yang dihiasi dengan permata bernilai mahal, termasuk berlian De Beers seberat 234 karat.

Dampak pada Patiala dan India

Sebagai penguasa, dampak Bhupinder Singh terhadap Patiala dan anak benua India secara keseluruhan sangat signifikan. Pemerintahannya adalah periode transformasi, di mana gema era negara-negara kepangeranan yang memudar bertemu dengan fajar modernitas.

Kisah hidup sang Maharaja adalah gambaran nyata tentang kompleksitas dan kontradiksi kehidupan kerajaan, di mana kelebihan pribadi berdampingan dengan tugas publik.

Pengaruhnya yang abadi pada warisan budaya dan olahraga Patiala terus dirayakan, memastikan bahwa sosoknya yang lebih besar dari kehidupan dan kontribusinya terhadap identitas daerah tidak dilupakan. Bhupinder Singh tetap menjadi simbol dari sebuah era yang penuh dengan kemewahan, kekuasaan, dan perubahan, meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam sejarah India.

“Kehidupan Bhupinder Singh adalah cerminan dari zamannya – penuh dengan kemewahan, kekuasaan, dan kontradiksi,” kata seorang sejarawan. “Dia adalah sosok yang tidak hanya hidup untuk dirinya sendiri, tetapi juga meninggalkan warisan yang masih dirasakan hingga hari ini.”

Dengan segala kelebihan dan kontroversinya, Maharaja Bhupinder Singh dari Patiala tetap menjadi salah satu tokoh paling menarik dalam sejarah India, seorang penguasa yang hidupnya penuh dengan cerita yang menginspirasi dan mengundang refleksi.